Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 24 Agustus 2017 | 09:42 WIB
  • Mengejutkan, Ini Hasil Karet Dicampur Minyak Kulit Jeruk

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Mengejutkan, Ini Hasil Karet Dicampur Minyak Kulit Jeruk
Photo :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto
Ban yang dibuat dari campuran minyak kulit jeruk.

VIVA.co.id – Yokohama Indonesia memperkenalkan produk barunya bernama BluEarth-Es ES32. Uniknya, ban khusus mobil ini terbuat dari ekstrak kulit jeruk. Minyak dari kulit jeruk diklaim bisa menyatu dengan karet, sehingga membuat ban lebih lentur.

"Kami sudah melakukan riset, minyak dari kulit jeruk dan silika itu senyawa, dan hampir sama dengan minyak bumi. Dan molekulnya cocok dalam mengikat karet ban ," ujar Marketing Manager Yokohama Asia, Sayuri Kobota, di Jakarta.

Kata dia, pengembangan ban dengan minyak kulit jeruk ini sudah dilakukan sejak 2011 dan menjadi produk pertamanya.

"Untuk ke depan, Yokohama akan terus menggunakan minyak kulit jeruk ini di produk-produk terbaru, agar lebih ramah lingkungan," tuturnya.

Penggunaan minyak dari kulit jeruk ini diklaim membuat karet ban lebih lentur, sehingga area kontak ban antara telapak dan permukaan jalan bisa lebih optimal. Efeknya, keausan ban dapat lebih merata.

Sementara itu, Deputy General Manager Yokohama Indonesia, Eka Satria, menuturkan, untuk menyuling minyak kulit jeruk ini, Yokohama bekerja sama dengan Exxon Mobil. Ia mengklaim, ban ini mempunyai daya putar lebih bagus, sehingga dapat menghemat bahan bakar.

"Daya cengkeramnya lebih baik dari ban sebelumnya, sekitar 10-20 persen. Kami sudah melakukan tes dengan kompetitor. Bahan kulit jeruknya juga dari luar negeri. Ban ini memang diproduksi di luar negeri. Ban ini baru masuk pasar Indonesia pada November mendatang," tuturnya.

Sebagai informasi, ban mobil asal Jepang ini hadir dalam 73 ukuran, mulai dari 175/70 untuk ukuran 13 inci hingga profil 235/40 ukuran 18 inci. Harganya Rp800 ribuan sampai Rp2 jutaan.