Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 28 Agustus 2017 | 21:28 WIB
  • Mobil Teronggok Berbulan-bulan, Apa yang Harus Dilakukan?

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Pius Yosep Mali
Mobil Teronggok Berbulan-bulan, Apa yang Harus Dilakukan?
Photo :
  • Daily Mail
Mobil teronggok

VIVA.co.id – Pemilik mobil, tidak melulu menggunakan kendaraannya untuk beraktivitas harian. Dalam kasus tertentu, bahkan ada mobil yang dibiarkan 'nongkrong' selama berbulan-bulan dengan mesin yang dibiarkan tidak menyala.

Jika mobil didiamkan dalam waktu cukup lama dengan mesin yang tidak pernah dinyalakan, sebaiknya pemilik melakukan penggantian oli terlebih dahulu. Hal ini, lantaran kualitas oli yang mengendap di bawah mesin selama itu bisa berbuah.

"Kalau misalnya, enam bulan, atau lebih gitu enggak dipakai mobilnya, terus mesin juga enggak dipanasi, sebaiknya memang ganti oli," kata Shofwatuzzaki, B2C Lubricants Technical Manager PT Shell Indonesia di Jakarta, Senin 28 Agustus 2017.

Penggantian oli mesin tersebut, kata Zaki, dilakukan agar mesin mendapat pelumas yang baik dan sesuai. Sehingga saat mesin nyala, dan komponen di dalam mesin mulai bekerja, oli bisa melapisinya dengan baik.

"Jad,i ganti saja olinya kalau memang sudah lama. Keluarkan dulu oli yang lama dari bawah. Kemudian tuang atau isi mesin dengan oli baru. Oli itu kan diisinya dari bagian atas mesin, jadi saat mesin sudah lama enggak kerja, dia bisa dilumasi lagi sama oli baru, ketimbang oli yang ada di dalam mesin yang kita enggak tahu kondisinya," katanya.

Cara perawatan mobil paling mudah ialah dengan rutin mengganti oli dan komponen sesuai dengan buku manual dari pabrikan. Biasanya, pabrikan mobil menyarankan penggantian oli dengan jarak 10 ribu atau ada pula yang 20 ribu kilometer. (asp)