Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 4 September 2017 | 09:57 WIB
  • Jangan Harap Bisa Beli Honda Mobilio di Singapura

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Dian Tami
Jangan Harap Bisa Beli Honda Mobilio di Singapura
Photo :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto
Honda Mobilio terbaru di IIMS 2017. Ilustrasi

VIVA.co.id – Soal kendaraan, Singapura adalah negara yang memiliki aturan ketat. Hampir tidak terlihat ada mobil atau motor keluaran lawas wara-wiri di jalanan negara tersebut.

Selain soal tahun produksi, harga jual mobil di Singapura juga sangat mahal. Bisa dibilang, memiliki mobil di negara tersebut berarti Anda adalah seorang yang cukup kaya.

Karena lahan terbatas, maka tidak mungkin mendirikan pabrik mobil di Singapura. Semua kendaraan diimpor dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Jepang, dan Thailand.

Saking banyaknya aturan, termasuk soal kendaraan, Singapura kerap dijuluki Negeri Seribu Satu Larangan. Pemerintah negara tersebut juga sering menerapkan aturan terbaru yang dianggap mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warganya.

Dilansir dari Paultan, Senin, 4 September 2017, per bulan ini Singapura menerapkan aturan baru soal standar emisi kendaraan bermotor. Standar emisi Euro 4 yang diterapkan sebelumnya kini sudah tidak berlaku, digantikan oleh Euro 6.

Hal ini tentu memberi efek yang sangat besar pada jenis kendaraan yang ada di negara tersebut. Sebab, tidak semua mobil yang masuk ke Singapura dibekali dengan standar emisi Euro 6.

Beberapa mobil yang dipastikan harus disetop sementara penjualannya yakni Honda Accord, Honda Mobilio, Suzuki Swift, Toyota Camry, Nissan Teana, Toyota Vios, Suzuki S-Cross, Nissan Teana, dan semua model dari Chevrolet.

Bahkan, Mobilio dan Teana besar kemungkinan tidak akan dijual lagi, karena hingga saat ini belum ada versi Euro 6-nya. Beberapa tipe lain yang disetop sementara akan kembali dijual, setelah distributor mendapat kiriman unit yang sudah dibekali dengan standar emisi Euro 6.