Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 09:41 WIB
  • Jokowi Ditawari Mobil Kepresidenan Baru dari BMW

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Pius Yosep Mali
Jokowi Ditawari Mobil Kepresidenan Baru dari BMW
Photo :
  • VIVA.co.id/Pius Mali
Serah terima BMW kepada Duta Besar Vietnam di Jakarta.

VIVA.co.id – Di Indonesia produsen mobil BMW memiliki Diplomatic Services. Ini merupakan tim yang dibentuk untuk melayani konsumen dari kalangan diplomatik dan organisasi internasional.

Tak hanya melayani konsumen diplomatik, BMW Group Indonesia sebagai agen pemegang merek BMW di Indonesia juga mengatakan siap jika dipilih untuk menghadirkan mobil Presiden Republik Indonesia. Bahkan, kata Jodie O'Tania, Vice President Corporate Communications BMW Indonesia, sudah mengajukan penawaran agar mobil tersebut digunakan Presiden Joko Widodo.

"Bicara soal kendaraan presiden, prosesnya ada di Sekretariat Negara. Kami sudah masukan proposal untuk program ini, artinya sudah dilakukan (pengajuan)," kata Jodie di Jakarta.

Proses untuk penawaran BMW menjadi mobil presiden Indonesia, kata Jodie, tidak bisa secara langsung. Prosesnya tidak seperti melakukan pengajuan kepada konsumen atau instansi biasa. Untuk model, merupakan seri 7. "Proses pitching dibuka pada periode tertentu, dan kami  sudah memberikan penawaran. Tapi sekali lagi, keputusan dikembalikan lagi kepada Pemerintah Indonesia. Yang bisa kami lakukan adalah menginformasikan fitur apa yang ada di kendaraan BMW dan penawaran sudah diberikan," ujarnya.

Dipakai Dubes Vietnam

Sementara itu, BMW Group Indonesia menyerahkan seri 7 terbaru untuk digunakan Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia. Mobil itu merupakan bagian dari layanan ekslusif bagi konsumen dari institusi pemerintahan maupun organisasi internasional melalui BMW Diplomatic Services.

President Director BMW Group Indonesia, Karen Lim mengatakan, Tim BMW Diplomatic Services telah melakukan serah terima secara simbolik unit BMW 730Li kepada Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, H.E. Dr. Hoang Anh Tuan.

BMW seri 7 tersebut merupakan model Completely Built Up dari Jerman. Dengan beberapa ubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan duta besar, seperti pada lampu utama, ukuran pelek yang lebih kecil, dan penggunaan suspensi udara.

"Program BMW Diplomatic Services memastikan kesesuaian antara harga dan kualitas serta layanan on-demand yang berlaku secara global. Serah terima juga jadi bukti konkret pelayanan terhadap komunitas diplomatik," kata Karen.

Selain untuk Duta Besar Vietnam, mobil BMW juga dipakai untuk beberapa kedutaan besar dan organisasi internasional. (hd)