Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 10:19 WIB
  • Ignis Bisa Cetak Sejarah Baru di Kelas City Car

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Pius Yosep Mali
Ignis Bisa Cetak Sejarah Baru di Kelas City Car
Photo :
  • viva.co.id/Jeffry Sudibyo
Ignis versi terendah GL dengan transmisi AGS

VIVA.co.id – Penjualan mobil jenis city car atau mobil perkotaan di Indonesia mulai merosot sejak 2014 silam. Makin beragamnya mobil keluarga dengan fasilitas lengkap menjadi salah satu alasan turunnya pasar mobil-mobil berukuran kecil tersebut.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, pada 2013 silam penjualan city car secara wholesales atau pabrik ke diler mencapai 59 ribuan unit.

Tahun selanjutnya, angka tersebut turun menjadi 44 ribuan unit, dan kembali turun menjadi 36 ribuan unit di tahun selanjutnya. Tahun lalu, city car hanya laku 22 ribuan unit.

Namun tahun ini, penggemar city car kembali meningkat. Hingga September kemarin, total penjualan mobil sudah mencapai 24 ribuan unit.

Jika dalam satu bulan bisa terjual rata-rata 2.000 unit, maka di akhir tahun total angkanya bisa menjadi sekitar 30 ribuan unit.

Kenaikan penjualan city car tidak terlepas dari gebrakan yang dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales. Pada Maret lalu, untuk pertama kalinya mereka mendistribusikan mobil baru pengganti Splash, yakni Ignis.

Banderol yang lebih murah dari kompetitor serta model yang tidak biasa membuat banyak orang terpikat untuk memilikinya. Hingga September, penjualan Ignis telah menyentuh angka lebih dari 9.000 unit.

Honda Brio yang menjadi jawara tahun lalu hanya bisa puas di urutan kedua, dengan total penjualan Januari-September 8.700-an unit.

Meski hanya jualan selama 10 bulan hingga akhir tahun ini, namun SIS melalui Ignis tampaknya bisa mencetak sejarah baru di kelas city car.

Dari 2001 hingga 2016, penjualan city car tertinggi dipegang oleh Toyota Etios Valco pada 2013 silam, dengan total penjualan 12.747 unit selama satu tahun.

Ignis hanya perlu tambahan sekitar 4.000 unit untuk melampauinya. Dengan penjualan rata-rata 1.300 unit per bulan, besar kemungkinan hal itu bisa terwujud. (one)