Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:19 WIB
  • Belajar dari Viralnya Kasus E-Toll yang Dibawa Kabur

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Belajar dari Viralnya Kasus E-Toll yang Dibawa Kabur
Photo :
  • Istimewa
Mobil Freed yang membawa kabur e-toll milik suami Runny.

VIVA – Belakangan ini jagat maya dihebohkan dengan kasus penipuan yang terjadi di gerbang tol. Penipuan itu terjadi, setelah ada seorang pengguna mobil Freed yang meminjam uang elektronik (e-toll) ke pengendara mobil di belakangnya, ketika masuk ke gerbang tol Puncak, Bogor, arah Jakarta.

Menurut keterangan Runny Belle, korban, saat mengantre, ada pengemudi di depannya keluar dari mobil Freed dan meminta bantuan pada suaminya untuk dipinjamkan e-toll. Saat itu, si pengemudi Freed dengan nomor polisi B 1339 SKD mengaku kehabisan saldo, sehingga dia rela membayar tunai padanya.

Namun, setelah lewat palang pintu tol, mobil Freed tersebut langsung tancap gas melarikan diri. Pengejaran pun dilakukan dan Freed tersebut berhasil disetop. Kartu e-toll akhirnya dikembalikan dengan beragam alasan. Tetapi, dirinya tak sadar, rupanya kartu e-toll miliknya sudah ditukar terlebih dahulu oleh si penipu dengan kartu e-toll lain dengan saldo lebih kecil. Ketika e-toll itu digunakan di gerbang tol Bintaro, saldonya hanya tinggal Rp2 ribu. Padahal, saldo sebelumnya Rp150 ribu.

Baca juga: Viral, Modus Pinjam E-toll Malah Dibawa Kabur

Terkait hal ini PT Jasa Marga Tbk, menyayangkan tindakan yang dilakukan pengemudi Freed. AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan, mengatakan, semua pihak tentu harus berhati-hati terhadap siapa saja, termasuk sesama pengguna jalan tol yang meminta pertolongan.

"Tidak ada keraguan, jadi bagi pengguna e-toll harus berhati-hati, jika ada pengendara lain yang ingin meminjam. Maka, tidak ada salahnya memberikan tanda di e-toll milik kita sendiri, agar tidak tertukar," ujar Dwimawan kepada VIVA.co.id, Rabu 18 Oktober 2017.

Dia pun mengimbau, agar kejadian ini tidak terulang lagi, para pengguna tol lebih baik mempersiapkan terlebih dahulu e-toll sebelum melakukan perjalanan dan persiapkan saldo sesuai rute perjalanan, agar tidak ada lagi kasus pinjam meminjam uang elektronik. (asp)