Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:15 WIB
  • Penjualan Avanza Merosot, Diteror Xpander dan Wuling?

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Pius Yosep Mali
Penjualan Avanza Merosot, Diteror Xpander dan Wuling?
Photo :
  • Indianautosblog
Toyota Avanza limited edition di GIIAS 2017.

VIVA – Penjualan Toyota Avanza mengalami penurunan pada September lalu. Namun, mobil “sejuta umat” ini tetap menjadi yang terlaris. Menurut dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Avanza menjadi yang terendah selama kuartal III di 2017 ini.

Data Gaikindo menunjukkan penjualan Toyota Avanza selama tahun ini (Januari-September) mencapai 90.010 unit. Namun di bulan September 2017, mobil kembaran Daihatsu Xenia ini hanya laku 8.083 unit. Selain menjadi yang terendah di kuartal III, penjualan Avanza ini hanya lebih banyak dibanding bulan Juni sepanjang 2017 ini. Itu pun karena di bulan Juni memang ‘terganjal’ dengan Lebaran.

Pada bulan sebelumnya, yakni pada Agustus 2017 penjualan Avanza mampu mencapai angka 10.212 unit, sedangkan pada Juli 2017 sebanyak 9.100 unit. Bagaimana tanggapan Toyota mengenai penurunan penjualan Avanza ini? Apakah karena kedatangan pendatang baru Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero S?

Menurut Executive General Manager Marketing Toyota Astra Motor ( TAM), Fransiscus Soerjopranoto, penurunan penjualan ini terjadi lantaran dua hal.

"Ada dua faktor, yakni pertama penurunan daya beli yang dirasakan oleh hampir semua industri. Jadi tidak hanya otomotif. Kedua, peningkatan non performing loan (NPL) di leasing ataupun finance support otomotif," ," kata pria yang akrab disapa Soerjo itu saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu 18 Oktober 2017.

Soerjo menambahkan, dengan dua penyebab tersebut, PT Toyota Astra Motor berupaya menjaga rantai pengiriman mobil agar tetap berjalan baik. Sehingga, diler-diler mobil baru Toyota tidak memiliki stok yang berlebihan.

Pendatang Baru

Saat ditanyakan apakah penurunan itu kemungkinan akibat adanya dua pendatang baru, menurut Soerjo kehadiran mereka tidak mempengaruhi penjualan Toyota Avanza. "Kalau bicara soal penurunan, coba dilihat market yang di bawah medium, semua turun, termasuk LCGC. Jadi bukan karena pendatang baru ya," kata dia.

Sekadar diketahui, sepanjang bulan September 2017, dua produk baru, yakni Wuling Confero S dan Mitsubishi Xpander mulai melakukan penjualan unit. Wuling Confero S laku dengan angka penjualan 1.391 unit. Sementara, Mitsubishi Xpander berada di bawahnya dengan catatan angka 1.096 unit.

Mobil-mobil LMPV lainnya, seperti Honda Mobilio terjual sebanyak 2.031 unit, kalah dari Daihatsu Xenia yang berada di posisi dua dengan angka penjualan 3.115 unit. Sementara itu, jagoan mobil keluarga dari merek Suzuki, yakni Ertiga, laku sebanyak 2.713 unit. (ren)