Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 23 Oktober 2017 | 10:55 WIB
  • Toyota Rencanakan Sienta Hybrid Hadir di Indonesia

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Toyota Rencanakan Sienta Hybrid Hadir di Indonesia
Photo :
  • Toyota
Toyota Sienta Hybrid.

VIVA – Toyota kabarnya tengah bersiap menghadirkan Sienta Hybrid di Indonesia. Informasi tersebut santer setelah beredarnya foto Sienta Hybrid diangkut dengan towing di jalan raya menuju markas Toyota. Rupanya mobil itu didatangkan dari negeri asal Toyota, Jepang.

Terkait ini, VIVA.co.id menghubungi pihak PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Dalam keterangannya, Direktur Teknikal TMMIN Yui Hastoro mengakui mendatangkan Sienta Hybrid untuk sejumlah riset di Indonesia. 

"Kalau ada mobil-mobil baru di negara lain pasti kita order, kita beli, jadi banyak, bukan itu saja (Sienta hybrid), banyak mobil-mobil yang sudah diproduksi terus kita datangkan ke sini. Karena kalau ada teknikal studi, kita komparasi, dan itu kegiatan biasa," ujar Yui.

Banyak pihak yang selama ini memang meragukan apakah benar Toyota akan memasukkan Sienta hybrid ke Indonesia. Sebab pajak mobil hybrid memang terkenal mahal, lantaran punya dua mesin yang kemudian berimbas pajak menjadi membengkak.

Tetapi Toyota belakangan tampak mulai mendapat angin segar setelah pemerintah menggulirkan rencana program Low Carbon Emmision Vehicle, di mana pabrikan akan menerima insentif pajak pada model hybrid dan listrik murni.

Namun begitu, Yui kembali menegaskan, Sienta Hybrid belum akan diproduksi dalam waktu dekat, mengingat proses studi masih terus dilakukan. Dia juga memastikan andaipun dirilis, ground clereance dan posisi baterainya akan berbeda.

"Makanya saya bilang masih studi, tentang spesifikasi di jalanan di Indonesia bagaimana, tapi belum sampai ke sana. Jadi teknikal studi saja dan itu sudah biasa," tuturnya.

Seperti diketahui, Sienta bermesin hybrid ini memiliki ground clearance yang lebih rendah ketimbang mesin bensin yang sudah ada di pasar Tanah Air. Maka tak heran kalau TMMIN berencana mengubah posisi baterai agar sesuai dengan kondisi jalan di Tanah Air yang terkadang akrab dengan banjir. "Produksi di sini masih jauh, jadi kita masih coba saja mobil ini. Saya belum bisa bicara jauh ke sana," tuturnya. (one)