Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 24 Oktober 2017 | 22:26 WIB
  • Toyota Pamer Mobil yang Bisa Ngobrol

  • Oleh
    • Maryadie
Toyota Pamer Mobil yang Bisa Ngobrol
Photo :
  • Dok. Toyota Motor Corp.
Toyota Concept-i

VIVA – Teknologi kendaraan bermotor mulai memasuki era yang lebih canggih. Bukan lagi ‘menjual' teknologi pintar yang memudahkan pengendara, namun sudah memasuki teknologi artificial intelegent (AI). Karena itu Toyota Motor Corporation (TMC) mulai memasuki babak baru dengan memamerkan mobil futuristik Concept-i Series. 

Sebelum perhelatan Tokyo Motor Show 2017 yang akan digelar Rabu, 25 Oktober 2017, kepada sejumlah wartawan dari beberapa negara, TMC memperkenalkan mobil tersebut di Hapo-en Garden, Tokyo, Jepang, Selasa 24 Oktober 2017. 

Mobil ini terintegrasi dengan sistem AI yang bisa menjadikan mobil tak hanya sebatas tunggangan, tapi partner. Mobil swakemudi yang pertama kali diperkenalkan dalam arena Consumer Electronic Show di Las Vegas, Amerika Serikat awal tahun ini, bisa mengobrol, mempelajari kepribadian, kebiasaan, dan emosi pengemudinya.

"Kami ingin mengembangkan pengalaman berkendara, mengembalikan mobil sebagai objek yang dekat dengan perasaan manusia. Bukan lagi sebagai kendaraan tapi juga teman," kata Makoto Okabe, engineering sekaligus Project General Manager Toyota. 

Toyota Concept-i

Ide dasar di balik konsep ini adalah menawarkan pengalaman imajinatif yang bisa berinteraksi dengan manusia. Toyota menyadari, pertanyaan paling penting saat ini bukan semata-mata tentang mobil masa depan yang dilengkapi dengan teknologi dan otomatisasi, tapi juga memiliki kecerdasan artifisial.

Inti dari teknologi seri Toyota Concept-i adalah teknologi yang memahami orang, menerapkan AI untuk mengenali emosi, lalu memperkirakan preferensi pengemudi. Teknologi yang memahami orang dan teknologi penggerak otomatis bergabung untuk mengarahkan pengemudi ke tempat yang aman dan memberikan ketenangan pikiran.

“Mobil ini juga akan terkoneksi dengan akun media sosial penggunanya, seperti Facebook dan Twitter,” tambahnya.