Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 30 Oktober 2017 | 12:40 WIB
  • Panduan Harga Kaca Mobil Jepang dan Eropa

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Pius Yosep Mali
Panduan Harga Kaca Mobil Jepang dan Eropa
Photo :
  • VIVA.co.id / Anwar Sadat
Aksi pecah kaca Mobil Yaris di kawasan Tebet, Jakarta Selatan

VIVA – Salah satu risiko yang harus siap ditanggung pemilik mobil adalah retak atau pecahnya kaca. Penyebab kaca pecah beragam, mulai dari hal sepele seperti kena batu hingga benturan atau kecelakaan.

Mobil yang kacanya retak, dikatakan pedagang dari toko Bersama Glass di Pasar Automotive Duren Sawit, Haryono, harus segera diganti agar tetap aman dan nyaman.

"Kaca retak baiknya langsung diganti, karena enggak nyaman. Takutnya nanti retak atau pecahnya semakin melebar, namanya mobil kan bergerak," kata Haryono kepada VIVA.co.id.

Haryono mengatakan, di tokonya tersedia beragam kaca untuk mobil, mulai dari kaca depan, pintu, samping belakang, hingga kaca belakang.

Jika kaca yang dicari pemilik mobil tidak tersedia, ia siap mencarikan atau melakukan pemesanan terlebih dahulu.

"Kalau yang saya stok mobil-mobil standar aja, kayak buat Toyota Avanza, Kijang, terus Kijang Innova. Mobil lain juga ada, cuma kan lihat dahulu stoknya di gudang. Enggak muat di sini, dan takutnya pecah," ujarnya.

Lantas, berapa harga yang ditawarkan untuk penggantian kaca mobil? Haryono mengatakan, harga tergantung pada jenis dan merek mobil.

Ia mencontohkan, harga kaca depan Toyota Avanza dipatok Rp1,3 juta untuk standar dan Rp1,6 juta untuk yang bagus, sementara kaca belakangnya Rp1,4 juta.

Kaca depan Toyota Innova kacanya dibanderol di atas Rp2,3 juta. Kaca BMW X5 generasi pertama pernah dijualnya Rp13 juta, kemudian Mercedes-Benz E-Class tahun 90-an dia tawarkan Rp8 jutaan. 

"Semua sudah sama ongkos pasang. Untuk mobil Eropa, biasanya harus dipesan dulu. Ada yang dari Singapura, tetapi ada juga yang harus impor langsung dari Jerman," kata dia.