Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 4 November 2017 | 12:29 WIB
  • Agar Layanan Maksimal, Mitsubishi Boyong Mekanik dari Jepang

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Agar Layanan Maksimal, Mitsubishi Boyong Mekanik dari Jepang
Photo :
  • VIVA.co.id/Yunisa Herawati
Mekanik Mitsubishi asal Jepang menservis mobil konsumen Indonesia.

VIVA – Menjelang akhir tahun, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia memperkenalkan program purnajual bertajuk Mitsubishi Service Caravan di Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu 4 November 2017.

Berbeda dengan program MMKSI sebelumnya, dalam program ini mereka mendatangkan mekanik Jepang sebagai bagian dari tim purnajual. Mekanik tersebut bakal bertugas memberikan layanan konsultasi gratis dan lainnya.

"Kami harapkan konsumen bisa merasakan pengalaman terbaik menggunakan produk kami. Bukan hanya soal kualitas produk, tapi juga keseluruhan prosesnya, mulai dari penjualan, servis dan suku cadang," kata Presiden Direktur MMKSI, Kyoya Kondo.

Sementara itu, Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, program yang mendatangkan tiga mekanik langsung dari Jepang ini bertujuan untuk memuaskan fasilitas purnajual dari Mitsubishi.

Kegiatan ini adalah program reguler dari Mitsubishi Motors Corporation. Dalam hal ini, Indonesia merupakan negara ke-24 sejak program tersebut diperkenalkan pada 2015 silam.

"Kami ingin memberikan kemudahan kepada konsumen terhadap pelayanan dari bengkel resmi. Serta meningkatkan awareness konsumen terhadap layanan purnajual Mitsubishi Motors," tuturnya.

Empat diler yang didatangi mekanik asal Jepang itu yakni PT Srikandi Diamond Motor di Alam Sutera, PT Bumen Redja Abadi Serpong, PT Sun Star Motor Bogor, dan PT Sun Star Motor Bekasi.

"Keuntungan dari servis ini, gratis pengecekan dan konsultasi oleh mekanik dari Jepang, gratis poles kaca, oli gratis satu liter untuk konsumen yang menggunakan service booking, dan gratis anti bakteri setiap pembelian suku cadang senilai Rp2 juta," kata dia.