Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 14:54 WIB
  • Apa Kabar Mobil Perdesaan?

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Apa Kabar Mobil Perdesaan?
Photo :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah
Purwarupa mobil pedesaan.

VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian sejak tahun lalu mengembangkan mobil perdesaan bersama Institut Otomotif Indonesia.

Prototipe mobil pedesaan hasil pengembangan Kementerian Perindustrian adalah Generasi 2A, dan prototipe kendaraan pedesaan yang dikembangkan IOI adalah Generasi 2B.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pengembangan prototipe mobil pedesaan yang dilakukan institusinya masih dalam tahap pengujian di sejumlah instansi.

Uji teknis dan laik jalan dilakukan di Kementerian Perhubungan, dan pengujian emisi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pengujian ketahanan dilakukan sampai jarak 100 ribu kilometer.

"Prototipe yang dihasilkan saat ini masih harus disempurnakan, baik dari desain bodi maupun performa. Dalam hal ini, IOI bertugas menyempurnakan prototipe tersebut," kata Airlangga melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Selasa 7 November 2017.

Prototipe mobil pedesaan yang dikembangkan adalah dalam bentuk kendaraan untuk perontok padi dan penggiling padi, serta kendaraan yang dapat berfungsi sebagai angkutan material (dump truck).

"Kami mendesain kendaraan pedesaan yang multifungsi. Selain untuk penggerak kendaraan, bisa juga digunakan sebagai penggerak mesin pertanian dan hidrolik pengangkutan," ujarnya. 

Airlangga mendorong industri otomotif di Tanah Air untuk nantinya bisa mengembangkan mobil pedesaan. Hal ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta mewujudkan kemandirian penguasaan teknologi oleh anak bangsa.

"Pemerintah menyiapkan regulasi kendaraan pedesaan supaya bisa dikembangkan industri nasional. Artinya, harus dibuat di Indonesia. Purnajual dan jaringan distribusi tengah dipertimbangkan, termasuk uji pasarnya," katanya.

Menurut Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan, standarisasi platform kendaraan angkutan multiguna pedesaan meliputi bodi dan sasis untuk pikap dan kendaraan penumpang, serta kapasitas mesinnya kurang dari 1.000 cc. (hd)