Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 10:36 WIB
  • Pajak Avanza Lebih Mahal dari Xpander, Kok Bisa?

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Yunisa Herawati
Pajak Avanza Lebih Mahal dari Xpander, Kok Bisa?
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa
sorot mobil kel - Mitsubishi Xpander

VIVA – Baru-baru ini tersiar kabar bahwa pajak kendaraan bermotor atau PKB Mitsubishi Xpander lebih murah ketimbang Toyota Avanza. Adapun dasar perbandingannya adalah Xpander 1.5L Ultimate 4x2 A/T dengan Avanza 1.3 G A/T buatan tahun 2017.

Dan selama ini, masih banyak yang menganggap jika besar kapasitas mesin menentukan besarnya pajak yang dibayar. Semakin besar cc mobil dianggap akan semakin besar pula pajaknya. Rupanya anggapan itu tak sepenuhnya benar.

Menurut data yang didapat dari sumber di dalam Mitsubishi, untuk pajak kendaraan bermotor Xpander sebesar Rp3,2 juta. Sedangkan Toyota Avanza sebesar Rp3,5 juta. Selisihnya Rp300 ribu lebih murah Xpander. Padahal cc Xpander lebih besar dari Avanza.

Menanggapi hal ini, Koordinator Samsat Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Robert L Tobing, mengatakan besarnya pajak sebenarnya ditentukan dari nilai jual kendaraan bermotor.

Menurutnya, nilai jual kendaraan bermotor mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 71 Tahun 2017 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Dalam peraturan tersebut tercantum, nilai jual kendaraan bermotor Toyota Avanza 1.3 G A/T 2017 sebesar Rp167 juta, sedangkan Mitsubishi Xpander 1.5L Ultimate (4X2) A/T 2017 sebesar Rp153 juta.

"Di Peraturan Mendagri Nomor 71/2017 kan harga Avanza memang lebih mahal dibanding Xpander. Ya pajak memang tergantung nilai jual kendaraan," kata Robert kepada VIVA di Jakarta.

Dia mengaku tak mengetahui persis dasar kenapa nilai jual Toyota Avanza lebih mahal ketimbang Xpander. Sebab nilai jual kendaraan bermotor ditentukan masing-masing agen tunggal pemegang merek atau ATPM.

"Jadi ATPM ini mengusulkan ke Kemendagri dan selanjutnya dibahas Kemendagri kemudian ditetapkan. ATPM kan punya alasan mengajukan harganya, mungkin saja fasilitas Xpander enggak sebagus Avanza makanya lebih murah. Jadi enggak tergantung mesin saja," katanya.

Dari penelusuran di samsat-pkb.jakarta.go.id, perbedaan besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ini disebabkan karena besaran Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), bukan karena kapasitas mesinnya. Dengan kata lain nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Mitsubishi Xpander Ultimate AT lebih murah.

Menurut data yang tercantum, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebelum pajak Mitsubishi Xpander Ultimate AT Rp 153.000.000. Sedangkan Toyota Avanza 1.3 G AT lebih mahal yakni Rp 167.000.000. Hal itu yang membuat pajak tahunan Avanza lebih mahal. (one)