Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 06:34 WIB
  • Cara Mitsubishi Cegah Pembeli Xpander Kabur

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Pius Yosep Mali
Cara Mitsubishi Cegah Pembeli Xpander Kabur
Photo :
  • VIVA.co.id/Krisna Wicaksono
Peluncuran Mitsubishi Xpander di Balikpapan, Kalimantan Timur.

VIVA – Berbeda dengan membeli produk mobil keluarga lainnya, konsumen yang hendak menebus Mitsubishi Xpander harus disertai kesabaran. Hal ini, lantaran mobil baru tersebut memiliki waktu tenggat mencapai tiga bulan, bahkan lebih.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebagai distributor resmi mobil penumpang Mitsubishi sampai saat ini sudah mengantongi lebih 30 ribuan unit pesanan Xpander. Namun, baru bisa memenuhi 10 persen dari total pesanan tersebut.

Kondisi ini tentu bisa membuat konsumen membatalkan pesanan unit Mitsubishi Xpandernya. Mencegah hal ini, Budi Dermawan Daulay, head of sales and marketing Region 1 Departement MMKSI mengatakan, pihaknya meminta diler resmi Mitsubishi untuk menjaga komunikasi dengan pembeli Mitsubishi Xpander.

"Kami minta secara aktif dealer juga menjaga komunikasi ke konsumen, khususnya terkait dengan antrean maupun estimasi kedatangan Xpander," kata pria yang akrab disapa Daulay, saat peresmian diler Mitsubishi PT Srikandi Diamond Motors Karawang, Jawa Barat, Rabu 22 November 2017.

Menurut Daulay, konsumen hingga saat ini masih rela menunggu untuk mendapatkan Mitsubishi Xpander. Sehingga, MMKSI terus berupaya untuk bisa melunasi 'utang' pesanan mobil keluarga segmen bawah tersebut secepatnya.

"Kami lihat, konsumen hanya butuh tahu posisi urutan mereka di mana. Intinya, kami minta kepada diler kalau perlu disclose kepada konsumen untuk masalah urutannya ya silahkan. Yang penting, konsumen tahu dia posisi pesanannya sudah di mana, karena hampir semua konsumen masih mau menunggu," kata dia.

"Kalau saya lihat dari tingkat cancel ratio kami, jumlahnya masih cukup rendah, masih di bawah lima persen dari SPK keseluruhan," tambahnya.