Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 14:32 WIB
  • Sensasi Naik Mitsubishi Xpander ke Sumatra

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono
Sensasi Naik Mitsubishi Xpander ke Sumatra
Photo :
  • Zetyo
Perjalanan Mitsubishi Xpander ke Bandar Lampung.

VIVA – Meski sibuk dengan produksi dan pemesanan Xpander, namun PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia masih menyempatkan waktu untuk mengajak awak media merasakan mobil keluarga tersebut ke Sumatra.

Berbekal dua unit Xpander tipe Ultimate dan dua unit Xpander Sport, perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Bandar Lampung.

VIVA mendapat kesempatan untuk duduk di dalam kabin Xpander Ultimate, varian tertinggi yang dibanderol Rp245 jutaan. Kasta tertinggi dari mobil keluarga tujuh penumpang andalan Mitsubishi ini dibekali dengan transmisi otomatis.

Bentuknya yang mirip Pajero Sport membuat banyak pengguna jalan melirik mobil ini. Eksterior Xpander memang berbeda dari mobil keluarga lain yang masuk dalam kategori kelas bawah, seperti Toyota Avanza atau Honda Mobilio.

Saat melintasi jalan tol menuju Merak, Banten, kecepatan rata-rata yang digunakan yakni 100-120 kilometer per jam. Suara bising ban dan angin dapat diredam dengan sangat baik, sehingga tidak mengganggu penumpang di dalam.

Mitsubishi menyediakan banyak tempat untuk menaruh barang bawaan, mulai dari pintu, jok hingga konsol tengah. Pada bagian belakang jok penumpang depan bahkan tersedia kantong kecil untuk menaruh ponsel atau tablet.

Interior Mitsubishi Xpander

Tempat menaruh ponsel dan tablet (Foto: Dok Mitsubishi)

Di bawah jok penumpang depan tersedia laci khusus untuk menaruh sepatu atau tas kecil. Ini berguna untuk menyimpan barang berharga, agar tidak terlihat dari luar.

Kompartemen khusus juga tersedia di bagasi. Ini bisa dipakai untuk menyimpan sepatu, payung dan kebutuhan lainnya.

Kabin mewah, tapi minim teknologi

Ruang kaki di baris kedua sangat lega, apalagi jika tinggi badan pengemudi di bawah 170 sentimeter. Kaki dapat selonjor dengan nyaman. Joknya juga didesain agar tubuh tidak bergeser ke depan saat mobil direm.

Meski menempuh jarak lebih dari 200 kilometer (darat), namun tubuh tidak terasa pegal. Hal ini didapatkan saat duduk di kursi penumpang depan maupun baris kedua. Busa jok yang tebal membuat perjalanan jauh jadi sangat nyaman.

Mitsubishi tidak menyematkan banyak fitur pada mobil ini. Beberapa fitur yang tidak tersedia yakni kunci otomatis saat mobil bergerak dan kontrol digital pendingin udara.

Bahkan, meski tersedia colokan untuk mengisi ulang baterai ponsel di setiap baris, namun bentuknya bukan USB, melainkan colokan 12 Volt standar. Jadi, penumpang sebaiknya membawa alat cas untuk di mobil.

Tempat mengecas ponsel Mitsubishi Xpander.

Tempat mengecas ponsel (Foto: Dok Mitsubishi)

Kualitas interiornya patut diacungi jempol. Meski hanya sekadar aksen, namun panel pintu dengan tambahan jahitan membuat interior terkesan mewah. Ditambah lagi dengan aksen panel kayu pada setiap pintu.

Saat malam tiba, lampu halogen di bumper depan bisa dinyalakan secara manual. Meski cahayanya bisa menembus hujan lebat, namun intensitasnya kurang baik ketika cuaca cerah. Apalagi jika penerangan yang ada di jalan cukup mumpuni, cahaya dari lampu Xpander terlihat tidak maksimal.

Meski teknologi fitur tidak banyak, namun hal berbeda terlihat dari sistem audionya. Pada tipe Ultimate telah dilengkapi dengan koneksi Bluetooth, sehingga bisa terhubung dengan ponsel.