Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 09:23 WIB
  • Toyota Akui Berat Bikin Mobil 100 Persen Indonesia

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Toyota Akui Berat Bikin Mobil 100 Persen Indonesia
Photo :
  • VIVA.co.id/Hadi Suprapto
Pekerja sedang mengecek mobil Kijang Innova di Pabrik Toyota Karawang 1.

VIVA – PT Toyota Motor Indonesia sebagai produsen mobil merek Toyota di Tanah Air, saat ini terus menggenjot penggunaan komponen lokal. Hal ini sejalan dengan dorongan pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan kandungan lokal setiap produknya.

Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono mengatakan, peningkatan penggunaan komponen lokal pada setiap kendaraan yang diproduksi merupakan salah satu upaya pabrikannya menggenjot sektor industri otomotif di Tanah Air.

"Toyota sejak mulai berdiri pada 1970-an, selalu meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri. Pada saat ini, kalau untuk Toyota Innova sampai 85 persen," kata Warih di Jakarta.

Dia mengakui, untuk mencapai komponen lokal hingga 100 persen tidak mudah. Sebab, ada beberapa material yang sulit untuk dibuat di dalam negeri.

"Sebenarnya, di dalam 85 persen itu 60 persen konten lokal murni. Yang 25 persen itu dirakit, diproduksi di Indonesia tapi materialnya dari Singapura, Malaysia dan Thailand. Baja, resin (karet) itu berat kalau diproduksi sendiri," tuturnya.

Ia berharap, pada tahun depan kandungan lokal murni bisa mencapai 70 persen. Dengan demikian, secara bertahap Indonesia bisa menyaingi industri otomotif Thailand.

"Kami inginnya tahun depan itu konten lokal murni lebih dari 70 persen. Thailand 73 persen, kami sekarang masih 61-62 persen." (mus)