Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 16:16 WIB
  • Hadapi Gempuran Mobil China, Datsun Siap Pamerkan Mobil Baru

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Hadapi Gempuran Mobil China, Datsun Siap Pamerkan Mobil Baru
Photo :
  • Indianautosblog
Datsun GO Live Concept yang dipamerkan di pameran GIIAS 2017.

VIVA – Untuk saat ini mobil-mobil yang dijual dengan harga murah bukan hanya kategori Low Cost Green Car (LCGC) saja. Masuknya beberapa produsen otomotif asal China ternyata memberi pilihan lain untuk kendaraan dalam kategori harga terjangkau.

Sebut saja Wuling Motors dan PT Sokonindo Automobile. Dua produsen mobil asal China ini  juga menawarkan produk yang harganya terjangkau, meskipun mobil tersebut dijual tidak masuk dalam kategori LCGC.

Guna menghadapi serbuan mobil China ini, Datsun di bawah naungan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sebagai pemain lama di kelas LCGC sudah mempunyai strategi. Datsun kini tengah menyiapkan penyegaran pada GO+ baik dari segi desain dan penambahan fitur-fitur baru.

Hal tersebut ditegaskan Yutaka Sanada, sebagai Regional Senior Vice President Head of Operations Commitee, Asia and Oceania Nissan Motor Corporation saat sesi tanya jawab eksklusif di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 6 Desember 2017.

"Kita selalu melihat perkembangan produsen lain di Indonesia. Secara global, kita bersaing dengan lebih dari 50 brand. Kita sangat aware dengan hal itu (datangnya mobil-mobil China). Maka Datsun akan terus berinovasi dalam fiturnya. Maka nanti, kita akan keluarkan dua produk terutama pada Datsun GO+," katanya.

Namun, untuk waktu peluncuran GO+ baru ini dirinya masih enggan berkomentar. "Belum bisa kita ucapkan secara detail tapi nanti akan kita keluarkan. Inilah tantangan yang kami terima. Produknya (GO+) akan memliki desain yang lebih stylish dan fitur baru yang lebih relevan," katanya.

Lanjut dia, nanti Datsun GO+ ini akan memiliki fitur yang atraktif dan sistem keselamatan yang baik. "Di Indonesia sendiri, mereka ingin (permintaannya) teknologi yang hebat khususnya untuk akses ke internet meskipun sedang berada di dalam mobil. Nanti kita akan hadirkan itu,” katanya.

Memang jika menyinggung keberadaan GO+ sudah terlalu lama tidak mendapatkan penyegaran. Dan jika melihat penjualannya semakin jeblok dari tahun ke tahun. (ren)