Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 Desember 2017 | 18:22 WIB
  • Soal Kepuasan Konsumen di RI, Merek Mobil Ini Jadi Juara

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Soal Kepuasan Konsumen di RI, Merek Mobil Ini Jadi Juara
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa
Logo Mitsubishi

VIVA – Dari hasil riset yang dilakukan J.D Power Asia Pasifik kepada para agen pemegang merek mobil di Indonesia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjadi yang terbaik dalam pelayanan penjualan. Penghargaan itu disebut Sales Statisfaction Index (SSI).

Untuk melakukan riset kepuasan pelanggan dalam layanan penjualan tersebut, J.D Power melibatkan 2.476 responden pemilik mobil baru di Indonesia yang melakukan pembelian pada periode September 2016 sampai Juli 2017. Nah dalam periode tersebut, Xpander belum mengaspal di Tanah Air, karena MMKSI resmi meluncurkannya pada Agustus 2017.

"Kesuksesan ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk bekerja lebih keras lagi agar dapat mempertahankan kepercayaan konsumen setia kami," ujar Presiden Direktur PT MMKSI Kyoya Kondo.

Seperti diketahui, riset yang dilakukan itu juga mengukur kepuasan pemilik kendaraan baru terhadap pengalaman pembelian dari diler resmi di Indonesia. Di mana Mitsubishi, meraih skor 802 poin yang menempati peringkat tertinggi SSI versi J.D Power Asia Pasifik untuk layanan penjualan.

Hasil riset ini mengungkapkan enam faktor yang memengaruhi kepuasan pembelian mobil Mitsubishi mulai dari waktu pengiriman, tenaga penjual, inisiasi penjualan, fasilitas diler, dan kesepakatan. Dari keenam faktor itu, kepuasan dikalkulasikan pada skala 1.000 poin dengan skor tertinggi.

"Tujuan kami adalah menjadi top of mind brand di masyarakat. Tidak hanya dari kualitas produk, tapi juga melalui layanan terbaik kami. Kami menargetkan dapat meraih peringkat tertinggi di tahun-tahun berikutnya," tutur Kyoya.

Tapi, apakah mungkin Mitsubishi kembali mendapatkan penghargaan tersebut. Sebab, sejak adanya Xpander banyak keluahan yang datang dari konsumen. Jumlah pemesanan mencapai 40.000 unit, penerimaan unit ke konsumen tidak sesuai dengan waktu yang dijanjikan. Mengingat pabrik Mitsubishi di Cikarang, hanya mampu produksi 5.000 unit per-bulan.