Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 September 2017 | 10:56 WIB
  • Sosok Ninja Paling Kencang di Jakarta, Selalu Menang Taruhan

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Sosok Ninja Paling Kencang di Jakarta, Selalu Menang Taruhan
Photo :
  • VIVA.co.id/Istimewa
Kawasaki Ninja racikan Tekno Tuner HS.

VIVA.co.id – Bagi penggemar balap liar, pasti sudah tak asing dengan motor Kawasaki Ninja R 150cc milik Tekno Tuner HS yang terkenal dengan sebutan ATM BCA. Sebab sejak 2014 silam, sepak terjang Ninja dua-tak ini sangat memukau dan bisa dibilang yang terkencang di Jakarta.

Bian Mohar, sebagai pemilik bengkel mengatakan, nama ATM diberikan karena harapannya bisa dapat tarik tunai terus menerus dari motor ini, alias selalu menang taruhan. Sejak 2014 sampai 2017, kata Bian, motor ini baru kalah satu kali dengan bengkel DMC saat taruhan Rp20 juta.

Meski demikian, dalam waktu dekat taruhan ulang bakal digelar dengan nominal yang lebih besar. “Kesalahannya pakai joki baru, bukan karena motornya. Waktu 2014 motor ramai jadi omongan ketika menang Rp100 juta lawan HMTC kelas Ninja standaran. Jadi mulai dari piston, membran dan pengapian original,” ujarnya saat berbincang dengan VIVA.co.id.  

Yang dimaksud kelas standar dalam balap liar yakni suku cadang original namun sudah kena sentuhan modifikasi. Jadi hanya beberapa komponen yang diperbolehkan menggunakan aftermarket alias racing, di antaranya rasio, dan klaher pada kruk as.

Kawasaki Ninja racikan bengkel Tekno Tuner HS.

“Stroke maju 0,5 milimeter, karburator standar modifikasi dari 26 inci jadi 30 inci, rasio full satu sampai enam diganti untuk gigi satu 11:23, gigi dua 18:28. Pistonnya tetap 59 milimeter tapi tambah daging, jadi tingginya beda dengan standar dan kompresinya 13,5:1. Pengapian tunggal AC pakai Ninja 1996-an (CDI dan koil menyatu),” ujarnya menjelaskan.

Sang owner bengkel sempat menyesal ketika pemilik memutuskan menjual motornya seusai menang taruhan Rp 100 juta. Tapi, karena oleh pemilik barunya diserahkan pada mekanik bengkel lain akhirnya motor ini justru tidak berlari kencang seperti biasanya.

“Setelah itu kami ubah total dengan stroke yang lebih tinggi, dan alur bensin kita ubah dengan modifikasi membran pakai Kawasaki KX,” sambung dia.

Awalnya strokenya 0,5 mm, kini menjadi 0,8 mm dan karburator tak luput dari perubahan, sebelumnya 30 inci kini 33 inci. Rangka pada awalnya menggunakan model standar, tetapi sekarang sudah dimodifikasi agar lebih ringan dengan cara melubanginya alias bolong-bolong. Rasio masih sama, hanya kompresi meningkat dari 13,5:1 jadi 14:1.

Kawasaki Ninja racikan bengkel Tekno Tuner HS.

“Kami mulai taruhan lagi dengan bengkel Ukri, Ardian 99 baru-baru ini dan itu hanya taruhan Rp15 juta di Sentul, kami yang menang dalam jarak 500 meter,” ujarnya.

Sebagai informasi, Ninja ini juga pernah menumbangkan Honda LS 125 R dengan spesifikasi berbeda, yakni dibore-up jadi 180 cc yang diimpor dari Thailand milik tim AGK. Selain itu, motor ini juga pernah melahap Kawasaki Ninja 250 milik Misterius Ancol.

Data modifikasi

Pelek depan/belakang: Suzuki Satria FU custom
Ban depan: FDR 50/100/17
Ban belakang: Maidas 60/80/17
Tabung shockbreaker depan: Yamaha Mio
As shockbreaker depan: Suzuki Satria FU
Swing arm: Yoshimura alumunium
Monoshock belakang: KTC adjustable
Setang: Moto1 20 derajat
Foot step: Custom.