Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 23 September 2017 | 16:55 WIB
  • Kenalkan "Si Brewok", Motor Custom yang Gegerkan Makassar

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Kenalkan
Photo :
  • VIVA.co.id/Jeffry
Mario Basette alias si brewok di Suryanation Motorland

VIVA.co.id – Pergelaran Suryanation Motorland bukan hanya melombakan motor custom saja. Namun ada juga motor ikonik hasil kolaborasi dua builder pemenang tahun sebelumnya dan motor custom ini hanya sebagai pajangan atau simbol.

Kali ini motor custom yang menjadi simbol dari perhelatan Suryanation Motorland seri keenam di Makassar adalah racikan Onny Widiyana, Three Monkey Enginering (pemenang region Semarang 2016) dan Hendra Ardiansyah, Uncle Dhons Garage (pemenang Makassar 2016).

Motor custom ini dibangun dari basis Moto Guzzi V7 lansiran 2016 yang mengusung model scrambler. Untuk menjadikan naked bike asal Italia ini bergaya scrambler tentu dua builder tersebut dibimbing langsung oleh juri Suryanation Motorland yakni, Tommy Dwi Djatmiko sebagai penggawa Mastomcustom. Lantas apa saja kesulitan dari proses custom motor bermesin 800cc ini?

Kata Tommy, hal yang paling sulit adalah menyatukan dua kepala dengan pemikiran yang berbeda-beda, karena setiap builder mempunyai ego masing-masing dalam membuat suatu karya. Selain itu kesulitan lainnya adalah posisi motor di Bandung, sedangkan dua builder itu ada di Semarang dan Makassar.

Oleh sebab itu, kedua builder ini akhirnya memilih tugas masing-masing seusai konsep motor ini sudah terbentuk. Karena posisi Hendra paling jauh, dirinya pun lebih memilih menjadi bendahara yang mengatur keuangan. Sedangkan, Onny tugasnya mengcustom semua komponen yang bentuknya sudah dibicarakan sesuai konsep.

"Untuk segi teknisnya terutama di ornamen metal, seperti footstep depan belakang, braket spakbor depan, kenalpot. Jadi bikinnya di Semarang semua dan itu hand made semua, untuk braket spakbor depan alumunim pake teknologi CNC," ujar Onny di Pelataran Parkir Utara Mall Phinisi Point, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 23 September 2017.

Lanjut dia, yang paling signifikan diubah itu silincer (knalpot secara keseluruhan), dan bagian kaki-kaki yang di ubah total karena untuk menegaskan kesan scrambler sebagai motor yang dapat melintas di dua alam berbeda (jalan raya aspal dan semi off road).

"Kita mengutamakan kenyamanan jadi tidak ada ubahan di sasis. Sedangkan untuk tangki kita bikin ulang, karena kita lihat aslinya enggak proposional. Dan kita pakai bahan untuk tangki itu plat galfanis 1,2 mili, kalau spakbor depan belakang platnya 2 mili," katanya.

Sambung dia, motor ini sebenarnya punya nama yaitu Mario Basette yang artinya Mario Bros nama game dari Italia dan Basette itu dalam bahasa Itali artinya brewokan. Kata dia, berhubung dirinya, Hendra dan Tommy memiliki brewok akhirnya nama inilah yang di daulat untuk mencirikan motor custom racikan bersama ini.

"Kalau ke motornya karena dipasang engine guard mirip kaya jenggot, dan behel belakang kaya kumis. Jadi penggambaran Mario Basette ini juga masuk ke motor bukan hanya sekedar arti brewokan dari para builder," katanya.