Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 16 Oktober 2017 | 11:48 WIB
  • Bodi Honda Scoopy Ini Dibatik Pakai Canting

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Bodi Honda Scoopy Ini Dibatik Pakai Canting
Photo :
  • VIVA.co.id/Yunisa Herawati
Modifikasi Honda Scoopy.

VIVA.co.id – Modifikasi sepeda motor umumnya mengubah tampilan luar menjadi lebih sangar dan gagah. Namun, skuter matik Honda Scoopy milik Rachmat S Negoro ini justru menganut aliran feminim, lengkap dengan goresan bunga dan batik.

Rully Manarullah selaku pemilik bengkel R Autoworks sekaligus builder Honda Scoopy itu mengatakan, modifikasi tersebut mengambil konsep big bobber. Di mana, ban motor diganti dengan ukuran tapak lebih lebar dari ban bawaan.

"Saya ambil konsep awal big bobber. Konsep ini sudah mulai hilang, cuma saya lihat di Jepang sudah mulai ramai lagi," kata Rully di Lanud Gading, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dia mengaku kesulitan membangun Scoopy dengan balutan bunga dan batik tersebut. Mulai dari ban yang diganti dengan tapak lebih lebar hingga goresan batik yang dibuat seperti membuat batik menggunakan canting.

"Tingkat kesulitan lumayan, batiknya benar-benar pakai canting. Total pengerjaan enam bulan, mulai dari cari pelek, ban juga susah karena sudah enggak musim lagi di sini," ujarnya.

Selain pelek dan ban, yang diubah lainnya adalah bodi skutik bagian depan dan belakang serta cover mesin yang menggunakan fiber. Kapasitas mesin juga diubah lebih besar untuk performa yang lebih maksimal.

"Bodi saya custom, bodi depan fiber, bodi belakang fiber. Cover engine fiber. Kalau memaksakan mesin yang ada, enggak cocok. Bodi, pelek super lebar, skala mesin saya besarkan," ujar dia tanpa menyebut tambahan kapasitas mesin yang dimaksud.

Dia menyebut, biaya untuk memodifikasi skutik tersebut sekitar Rp50 jutaan. Menurut dia, yang membuat mahal adalah bracket di sejumlah bagian yang diubah.

"Habisnya sampai Rp50 jutaan lah. Sebenarnya sih barang-barangnya murah, cuma saya harus custom untuk roda depan-belakang, mesin, bracket. Pelek murah, cuma Rp800 ribu, yang mahal dudukannya," kata dia.