Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 16 Mei 2017 | 12:10 WIB
  • Alasan Kuat Yamaha Indonesia Tak Lagi Jual Aerox 125

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Dian Tami
Alasan Kuat Yamaha Indonesia Tak Lagi Jual Aerox 125
Photo :
Yamaha Aerox 125 LC Blue

VIVA.co.id – Yamaha secara resmi menghentikan penjualan Aerox 125. Skutik dengan setir telanjang ala X-Ride ini rupanya harus mengalah demi kedigdayaan Aerox 155 yang saat ini terus diminati pasar bersama dengan skutik gambot NMax. Jika menelusuri situs resmi Yamaha, Aerox 125 kini sudah tak lagi ditampilkan Yamaha Indonesia.

Langkah yang ditempuh Yamaha sepertinya logis. Sebab Aerox 125 sepanjang perjalanan karirnya kurang mampu menorehkan catatan manis penjualan. Motor yang dirilis resmi pada Januari 2016 lalu itu, selama satu tahun terjual sebanyak 23 ribuan unit. Trennya pun sejak kuartal ketiga sudah terus menurun.

Membuka data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sepanjang tahun 2016, penjualan Aerox 125 tertinggi ada pada bulan Januari 2016, saat baru saja diluncurkan. Motor itu terjual sebanyak 5.738 unit. Sementara di akhir tahun 2016, tepatnya Desember, hanya mencatatkan penjualan sebanyak 17 unit. Praktis skutik ini menjadi satu-satunya produk yang berumur sangat pendek dari Yamaha. Setahun pas, langsung disuntik mati.

Menurut General Manager Aftersales and Public Relation Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Muhammad Abidin, Aerox sudah disuntik mati sejak bulan lalu. Sementara fakta di lapangan bahkan Aerox 125 sudah tak lagi terlihat sejak awal tahun 2017. "Ya, benar sudah tidak lagi diproduksi sejak bulan lalu. Karena sudah ada Aerox 155 VVA," kata Abidin singkat saat dihubungi VIVA.co.id.

Angka penjualan Aerox 125 tentu jauh jika dibandingkan dengan Aerox 155. Motor berbodi bongsor itu bahkan menjelma jadi produk yang tengah menjangkiti banyak kalangan pencinta roda dua. Penjualannya terus moncer seiring makin padatnya lalu lintas di sejumlah jalan di Tanah Air. 

Bahkan, dari data yang disampaikan AISI per Maret 2017, kepopuleran NMax sudah disusul alias tergerus oleh Aerox 155 yang belum lama ini diluncurkan. Data menyebut per Maret 2017, alias hanya dalam satu bulan Aerox 155  berhasil terjual secara domestik sebanyak 17.844 unit. Sementara NMax di bulan yang sama berhasil terjual sebanyak 17.339 unit.

Sekadar diketahui, Aerox saat ini dijual dengan banderol mulai Rp21,950 juta on the road Jakarta. Harga ini lebih murah dari NMax yang saat ini ditawarkan dengan harga paling murah Rp25,700 juta on the road Jakarta.

Berikut data penjualan Aerox 125 yang terus menyusut, hingga akhirnya disuntik mati:

Januari = 5.738 unit
Februari = 3.785 unit
Maret = 2.779 unit
April = 2.323 unit
Mei = 1.964 unit
Juni = 1.853 unit
Juli = 1.677 unit
Agustus = 2.207 unit
September = 676 unit
Oktober = 914 unit
November = 37 unit
Desember = 17 unit

Total = 23.970 unit.