Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 13:52 WIB
  • Pakai Bensin Oktan Tinggi Bikin Mesin Cepat Panas?

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Pakai Bensin Oktan Tinggi Bikin Mesin Cepat Panas?
Photo :
  • Foto: Dok Astra Motor
Seorang montir tengah melakukan servis sepeda motor.

VIVA.co.id – Banyak sekali mitos soal bahan bakar beroktan tinggi. Salah satu contohnya bahan bakar keluaran Pertamina seperti Pertamax dan Pertamax Plus. Konon bisa membuat tangki cepat keropos, karburator, serta jalur bahan bakar jadi cepat kotor kemerahan.

Selain itu sering disebut-sebut bisa membuat mesin jadi cepat panas. Benarkah demikian? Menurut Tomy Huang, dari Bintang Racing Team (BRT) Cibinong, Jawa Barat, bahwa Pertamax atau Pertamax Plus bisa menggerogoti tangki bensin, ini salah. Sebab dengan oktan lebih tinggi, Pertamax punya daya menangkap kandungan air di udara lebih tinggi dibanding bahan bakar jenis Premium. Seperti yang kita tahu, air bisa membuat korosi jika bersentuhan dengan logam.

"Jadi kalau pakai Pertamax atau Pertamax Plus dan tangki sering tidak kedap udara, baru ada kemungkinan tangki keropos. Tapi biasanya motor tipe sport lebih cepat keropos. Sebab tutup tangki motor jenis ini modelnya terbuka di atas. Jadi, kemungkinan air hujan atau akibat mencuci bikin rembes, lebih besar dari bebek atau skuter," ujar Tomy seperti dilansir situs resmi Honda.

Kemudian muncul juga kesan kalau menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus mesin jadi cepat panas. Terkait pameo ini, dia mengacu pada sistem kerja motor. Power yang dihasilkan mesin adalah konversi dari energi panas bahan bakar jadi energi gerak. Semakin besar ledakan dari pembakaran, energi gerak atau power mesin jadi besar.

Nah, agar power mesin besar, harus ditunjang pembakaran sempurna. Ciri pembakaran sempurna salah satunya menghasilkan energi panas yang besar. Jadi wajar saja kalau menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus mesin sedikit lebih panas. Karena pembakaran lebih sempurna, namun power lebih besar.

"Penggunaan Pertamax dan Pertamax Plus idealnya memang perlu di motor sekarang. Sebagai contoh, dengan motor yang punya perbandingan kompresinya di atas 10 : 1," ulas Tomy. (hd)_