Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 2 Oktober 2017 | 12:43 WIB
  • Motor Bebek Makin Nelangsa

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Motor Bebek Makin Nelangsa
Photo :
  • REUTERS/Aloysius Jarot Nugroho
Pengendara sepeda motor.

VIVA.co.id – Penjualan moped alias motor bebek di Tanah Air tak selaris dahulu. Kejayaannya kian meredup, tergantikan oleh kehadiran skuter matik. Sampai saat ini, skutik terus mendominasi pasar roda dua, lantaran menawarkan kemudahan dalam pengoperasiannya.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) periode Januari-Agustus 2017, motor bebek hanya mampu terjual sebanyak 327.766 unit di dalam negeri. Kalah jauh dari skutik yang sukses menorehkan angka 3.087.605 unit secara domestik.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala mengatakan, tren pasar motor bebek bakal masih ada dalam beberapa tahun ke depan. Meski angka penjualannya terus menyusut.

"Akan masih ada, hanya kontribusinya agak mengecil ya. Sampai Agustus saja, kontribusi underbone hanya delapan persen," kata Sigit kepada VIVA.co.id di Jakarta, Senin 2 Oktober 2017.

Ia menambahkan, motor skutik diprediksi akan tetap mendominasi pasar roda dua di Indonesia. Meski ada motor baru di segmen lain yang bermunculan. Motor matik saat ini menyumbang sekitar 81,39 persen penjualan sepeda motor.

"Namanya juga technology discruption, segmen (motor bebek) agak mengecil kontribusinya," ujar dia. 

Sales and Marketing 2 Wheel Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, Yohan Yahya, juga memprediksi pasar motor bebek masih terus ada dalam beberapa tahun ke depan. "Tetap ada sih, hanya terbatas," tuturnya.

Itu sebabnya ia tak khawatir Suzuki bermain di pasar motor "ayam jago", dengan meluncurkan penyegaran Satria FU 150 beberapa waktu lalu.

"Tetap yakin ada pasarnya sih, apa lagi kami bermain di segmen muda yang ingin tampil beda," kata dia. (hd)