Tips Simpel Naik Motor Agar Hijab Tak Terbang-terbangan

Ilustrasi hijabers naik motor sport.
Sumber :
  • onlykashmir

VIVA.co.id – Banyak perempuan, termasuk yang berhijab, memilih sepeda motor sebagai kendaraan untuk menemani aktivitas harian. Alasannya sederhana, karena kondisi jalan yang semakin padat, sehingga motor menjadi solusi untuk bepergian dengan cepat.

Mengenal Forged Piston, Teknologi Unggulan Yamaha Adopsi dari MotoGP

Meski demikian, masih ada saja lady bikers yang kurang memperhatikan keamanan saat menggunakan sepeda motor, baik saat berkendara sendiri, atau pun saat menjadi pembonceng. Ini, tentu bisa membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lain.

Bagi pengendara motor perempuan yang mengenakan hijab, dikatakan Ayu Indriati, Hijab Influencer di media sosial, harus tetap menggunakan perangkat keamanan, seperti helm, jaket, serta sarung tangan. "Untuk teman-teman yang naik motor, baiknya tetap safety di jalan. Ini untuk mengurangi risiko bahaya saat kita naik motor, khususnya pas di jalan besar," kata Ayu, di Jakarta.

Pengguna Mobil yang Terjebak Macet di Puncak Wajib Periksa Ini

Selain perangkat berkendara, Ayu mengatakan, pakaian muslimah juga harus mendapat perhatian saat bermotor. Karena, baju muslim berisiko terkena angin saat motor melaju di jalan raya.

"Untuk tipsnya, hijab bisa masukin ke jaket. Kalau enggak, dimasukan ke dalam jaket saat motor jalan, bisa kena angin dan mengganggu pengendara lain. Untuk rok ,atau celana yang lebar pun sama, saat naik motor bisa dilipat atau dijepit saat duduk, supaya enggak nyangkut di rantai, atau terbang-terbangan juga," ujar perempuan yang juga presenter televisi swasta itu.

Jasa Stiker Bodi Mobil dan Motor Kini Tak Cuma di Pulau Jawa

"Lebih aman lagi, baju muslimnya itu ditaruh dulu di bagasi motor atau masukin tas, nanti pas sampai ditujuan baru ganti. Jadi, pas naik motor pakai baju yang biasa saja dulu," kata Ayu. (asp)

Ilustrasi orang tua dan anak di mobil

Catatan Buat Orang Tua, 4 Bahaya Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

Agar tidak dibuat repot anak, ada beberapa orang tua yang terpaksa meninggalkan anaknya di dalam mobil saat mengujungi suatu tempat, meski dianggap sebentar.

img_title
VIVA.co.id
9 Maret 2022