Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 01:12 WIB
  • Bengkel Cat Resmi Kalah 'Sakti' dari Duco Pinggir Jalan

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Bengkel Cat Resmi Kalah 'Sakti' dari Duco Pinggir Jalan
Photo :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto
Proses reparasi bodi motor yang rusak.

VIVA – Seiring penggunaan, warna atau cat sepeda motor pasti akan memudar. Apalagi jika kuda besi tersebut jarang mendapat perawatan dari sang pemilik.

Warna yang telah memudar tersebut pastinya membuat jengkel pemiliknya, lantaran sudah tak sedap dipandang mata. Alhasil, motor harus dibawa  ke bengkel untuk dicat.

Front Desk Painting Shop Astra Motor Jakarta Dewi Sartika, Kurniawan mengatakan, pengecatan motor di bengkel resmi dipatok dengan harga Rp1,2 juta untuk keseluruhan bodi motor matik.

"Motor sport bisa Rp2 juta. Itu untuk cat polos saja ya. Untuk per panel, biaya pengecatan Rp150 ribuan sampai Rp200 ribuan," kata Kurniawan saat dihubungi VIVA.

Pengecatan bodi motor di bengkel resmi Honda bisa memakan waktu satu atau dua pekan lamanya. Keakuratan warna dijamin bisa mencapai 95 persen.

"Kalau di bengkel kami, komponen yang sekiranya rusak enggak bisa diperbaiki, seperti dempul atau retak. Kalau komponennya hanya baret dan warnanya kusam, masih bisa," ujarnya.

Hal ini berbeda dengan bengkel cat duco pinggir jalan. Pemilik bengkel Abay Custom di Jalan Mesjid Akbar, Jakarta Timur, Abay mengatakan, biaya pengecatan motor di tempatnya dipatok Rp900 ribu untuk full body. Sementara per panel dibanderol Rp200 ribu.

"Tergantung warna jenis motor sama kondisi kerusakan. Pengerjaan untuk full set bodi motor satu minggu minimal tergantung list antrean. Karena, kami perlu bahan dan tenaga ekstra," katanya.

Tidak seperti bengkel resmi, bodi motor yang rusak atau retak bisa diperbaiki oleh Abay. Setelah diperbaiki, lanjut dengan pengamplasan awal bodi yang ingin dicat sampai rata.

"Sudah diamplas rata, naik cat dasar atau poksi. Tunggu hingga benar-benar kering maksimal. Terus, panel-panel yang habis kita poksi amplas rata," tuturnya.