Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 14 November 2017 | 09:53 WIB
  • Waspada, Motor Listrik Rawan Meledak

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Waspada, Motor Listrik Rawan Meledak
Photo :
  • Jalopnik
Motor listrik buatan Kalashnikov.

VIVA – Di tengah euforia kehadiran motor dan mobil listrik di berbagai belahan dunia, ada kabar mengejutkan dari Singapura.

Baru-baru ini, pemuda berusia 23 tahun bernama Ridwan Ithnin menderita luka bakar hingga 45 persen, setelah sebuah skuter listrik yang dikendarainya meledak.

Bulan lalu, sebuah keluarga harus susah payah menjebol jendela, untuk menyelamatkan bayi lima tahun dari kebakaran yang ditimbulkan dari sepeda listrik yang tengah dicas.

Hal ini tentu menjadi suatu hal yang patut diwaspadai. Apalagi, tren sepeda listrik dan motor listrik sudah mulai terlihat di Indonesia.

National Project Manager PT Triangle Motorindo sebagai produsen motor Viar di Indonesia, Deden Gunawan menanggapi hal tersebut. Viar adalah salah satu produsen yang telah memasarkan motor listrik Q1 di Tanah Air.

Ia tak menampik bahwa motor listrik memiliki kecenderungan meledak. Deden menganalogikan motor listrik seperti handphone atau telepon genggam yang juga memiliki kecenderungan meledak.

"Tapi, semua orang tetap pakai handphone," kata Deden kepada VIVA di Jakarta.

Kendati demikian, ia mengaku Viar selalu melakukan sosialisi atau edukasi kepada konsumen saat membeli motor listrik, agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari. Salah satunya adalah tak mengisi baterai secara berlebihan.

"Kalau kami informasi ke konsumen, pengecasan sampai lima jam. Tapi, cas berlebih juga enggak masalah, karena ada teknologi BMS (Battery Management System)," tuturnya.

Kata dia, insiden meledak pada perangkat motor listrik bisa diminimalisir dengan adanya edukasi dan sosialisasi dari pabrikan.

"Kalau kami kan bekerja sama dengan Bosch, penyedia teknologi terkemuka secara global. Yang penting itu edukasi dan sosialisasinya kepada masyarakat," kata dia.