Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 14 November 2017 | 14:54 WIB
  • Benarkah Jarang Servis Picu Motor Terbakar?

  • Oleh
    • Hadi Suprapto,
    • Yunisa Herawati
Benarkah Jarang Servis Picu Motor Terbakar?
Photo :
  • Foto: Dok Astra Motor
Seorang montir tengah melakukan servis sepeda motor.

VIVA – Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan insiden terbakarnya sebuah sepeda motor yang diduga akibat jarang dilakukan perawatan atau servis secara rutin.

Technical Service Analyst Astra Motor Jakarta, Rangga Noviar, mengatakan pada dasarnya insiden terbakarnya sepeda motor disebabkan oleh beberapa faktor. Sehingga menurutnya tak bisa saja disebut lantaran jarang dilakukan pemeriksaan secara berkala.

"Enggak bisa disimpulkan kalau jarang servis motor bisa terbakar, bisa saja ada faktor eksternal," kata Rangga kepada VIVA di Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

Pada sepeda motor, bisa saja kebakaran dipicu lantaran beberapa hal misalnya kata dia, tutup tangki bahan bakar yang dibiarkan terbuka sehingga bila ada percikan api bisa merembet ke bensin.

"Di sepeda motor itu kan ada bensin sehingga bensin ini bisa terpapar. Tutup tangki kebuka, kontak api nyamber ke bensin tersebut, atau misalnya ada saluran yang kurang nutup. Banyak faktor ya," ujarnya.

Namun kata dia, servis rutin yang jarang dilakukan oleh pemiliknya bisa juga jadi pemicu terjadinya kebakaran pada sepeda motor. Sebab dalam pemeriksaan rutin, seluruh sistem kelistrikan dan pengapian diperiksa oleh mekanik yang terlatih.

"Kalau diservis rutin kan ketahuan, sekering masih bagus apa enggak. Jadi pengaman, agar segala hal yang tak diinginkan bisa dihindari. Selain itu fungsi perawatan rutin juga untuk memastikan semua komponen bekerja dengan optimal," kata dia.