Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 21 November 2017 | 09:50 WIB
  • Empat Penyebab Garansi Motor Anda Bisa Hangus

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Empat Penyebab Garansi Motor Anda Bisa Hangus
Photo :
  • Foto: Dok Astra Motor
Seorang montir tengah melakukan servis sepeda motor.

VIVA – Tiap pembelian sepeda motor, pasti akan diberikan garansi. Lamanya tergantung kebijakan pabrikan otomotif, bisa tiga tahun untuk mesin hingga lima tahun untuk injeksi.

Tetapi garansi bisa saja dianggap hangus jika perlakuan tak sesuai dengan pedoman atau buku petunjuk. Untuk itu, Anda perlu tahu betul apa saja yang bisa menyebabkan garansi itu hilang.

Seperti dilansir situs resmi Honda, Selasa 21 November 2017, ada beberapa penyebab garansi bisa hangus. Apa saja? Berikut ulasannya:

1. Buku servis dan garansi hilang atau rusak

Sebelum mengajukan klaim garansi, hal pertama yang pasti ditanyakan adalah ketersediaan buku servis dan garansi. Jika buku tersebut hilang atau rusak maka tidak akan mendapatkan garansi, karena pihak pabrikan otomotif tidak dapat melakukan klaim.

Maka itu sebaiknya simpanlah buku servis dan garansi di tempat yang aman dan mudah diingat. Dan pastikan pula Anda mendapatkan buku servis dari diler pembelian motor.

2. Tidak melakukan perawatan berkala di bengkel resmi sesuai ketentuan

Jika Anda tidak melakukan servis secara rutin sesuai dengan ketentuan pada buku servis, maka garansi akan hilang. Untuk melakukan perawatan berkala, sebaiknya dilakukan di bengkel resmi bukan di bengkel biasa. Karena apabila terjadi kerusakan pada motor Anda maka tidak dapat melakukan klaim garansi.

3. Kerusakan dalam penggunaan

Garansi juga akan gugur jika menggunakan sepeda motor tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan pada buku pedoman pemilik atau penggunaan lain yang tidak sewajarnya. Sebagai contoh mengalami tabrakan atau terjatuh saat penggunaan.

Memodifikasi motor seperti pemasangan aksesori atau penggunaan suku cadang lain selain suku cadang resmi juga disebut bisa menggugurkan garansi. Termasuk menggunakan bahan bakar ataupun minyak pelumas (oli) yang tidak sesuai dengan rekomendasi yang tertera pada buku pedoman pemilik.

4. Modifikasi bagian kelistrikan

Banyak kasus di mana terjadi kerusakan pada motor yang disebabkan modifikasi pada bagian kelistrikan. Modifikasi ini biasa dilakukan untuk memasang alarm motor atau lampu yang berbeda dari standar pabrikan. Apabila melakukan modifikasi seperti ini berhati-hatilah, sebab garansi motor Anda bakal hangus.  (mus)