Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 27 September 2017 | 13:51 WIB
  • Review Dua Motor Royal Enfield Ala Aktor Bucek Depp

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Review Dua Motor Royal Enfield Ala Aktor Bucek Depp
Photo :
  • motorbeam.com
Royal Enfield Classic 500

VIVA.co.id – Sejak 2015 lalu, PT Distributor Motor Indonesia sebagai pemegang merek Royal Enfield di Indonesia merilis model-model andalannya Bullet 500 dan Classic 500 yang dibawa utuh dari India. Nah, tentu menarik untuk mengetahui performa dua motor ini di mata aktor beken Al Arthur Muchtar alias Bucek Depp.

Ya, Bucek Depp kebetulan pernah menjajal keduanya. Menurut aktor pemeran film Ali Topan anak jalanan ini, kedua model tersebut tentu ada kekurangan dan kelebihannya saat diajak turing jarak jauh. Kata dia, Bullet 500 memiliki riding position yang nyaman untuk postur badannya ketimbang Classic 500.

Riding posisition Bullet jarak jauh lebih enak di kendarai, Classic 500 looknya saja lebih oke. Karena beda setang lebih tinggi Bullet sehingga perjalanan jauh lebih enak. Performa, Bullet karburator saya lebih senang pakai karbu ketimbang EFI (Classic 500 injeksi),” katanya saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu 27 September 2017.

Sementara, untuk handling menurut mantan pacar Sophia Latjuba ini kedua model Royal Enfield tentu lebih enak untuk sebuah motor dengan mesin berkapasitas 500cc. Kata dia, ketika macet mesin juga enggak panas di paha dan bagian sensitif enggak sakit, berbeda dengan motor besar lainnya ketika posisi motor berhenti setelah jalan.

“Untuk kondisi jalan di Indonesia masih cocok, makannya ketika saya turing bersama Suryanation yang pertama saya menggunakan brand lain (Moto Guzzi), tapi ketika masuk seri kedua sampai sekarang saya minta Royal Enfield. Karena sebagai leader road captain, butuh kendaraan yang sesuai dengan jalan,” katanya.

Kata dia, banyak orang yang bilang mesin RE itu getar, namun menurutnya itu bukan masalah besar.

“Jadi kalau dibilang mesin getar itu memang karakter mesin engkol dengan satu silinder yang torsinya besar. Yang pasti motor ini cukup durable dalam artian tahan banting, bensin irit untuk kelas 500cc silakan diadu menurut saya. Saya tidak di gaji sama Royal Enfield, saya cuma menceritakan kelebihan dan kekurangan motor ini ya,” katanya.