Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 12:24 WIB
  • Pemudik Motor Mesti Istirahat Dua Jam Sekali, Kenapa?

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Pemudik Motor Mesti Istirahat Dua Jam Sekali, Kenapa?
Photo :
  • ANTARA FOTO/Kristian Ali
Pemudik yang mengendarai sepeda motor.

VIVA.co.id – Untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran tentu dibutuhkan persiapan matang, mulai dari kondisi kendaraan sampai fisik. Terlebih bagi yang menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan harus menempuh jarak ratusan kilometer.

Menurut Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), perjalanan jauh dengan kendaraan roda dua membutuhkan manajemen waktu yang benar-benar matang, agar fisik pengendara tetap prima saat perjalanan. “Ritme istirahat itu harus dua jam sekali dengan asumsi tulang belakang manusia menanggung beban lebih berat saat riding dibandingkan tulang lainnya. Ditambah membawa barang, jadi istirahat dibutuhkan secara ilmiah,” ujarnya di Jakarta.

Waktu dua jam sekali untuk istirahat sudah mutlak dan tidak ada batasan umur. Kata dia, salah satu pemicu terjadinya kecelakaan akibat kondisi fisik yang tak lagi prima. Termasuk adanya kebiasaan memeras semua tenaga ketika berkendara.

“Faktor psikologis manusia, jika sudah terlalu lelah di perjalanan tidak akan bisa mengontrol emosi saat melakukan kegiatan yang monoton (berkendara). Maka sangat penting untuk melakukan pola istirahat yang benar saat perjalanan,” tuturnya.

Selain istirahat, rute perjalanan juga patut diperhatikan. Lebih baik memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) untuk melihat kondisi jalan sebelum dilintasi. “Ujungnya nanti emosi naik (kalau macet dan sebagainya), jadi pilih rute yang pertama aman kedua nyaman ketiga selamat,” sambung dia.