Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 15:55 WIB
  • Pasang Alarm Mobil Bikin Aki Tekor, Benarkah?

  • Oleh
    • Hadi Suprapto,
    • Yunisa Herawati
Pasang Alarm Mobil Bikin Aki Tekor, Benarkah?
Photo :
  • Herdi Muhardi/VIVA.co.id
Alarm mobil.

VIVA.co.id – Peran accu atau aki pada kendaraan sangat vital. Aki yang soak berdampak pada mobil tak dapat dihidupkan. Namun, ada mitos yang mengatakan bahwa pemasangan alarm mobil dapat membuat tenaga pada aki cepat tekor. Benarkah?

Advisor PT Astra Otoparts Tbk, Syahrudin mengatakan bahwa pemasangan alarm pada mobil kesayangan bisa menyebabkan aki tekor. Hal itu jika pemasangan alarm pada kendaraan tidak benar.

"Alarm mobil kalau pemasangannya enggak benar, iya bisa (bikin aki tekor). Biasanya kalau masangnya di bengkel resmi enggak ada masalah  tapi kalau pasangnya di luar suka enggak benar," kata Syahrudin di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 13 Juli 2017.

Pemasangan alarm mobil yang tidak benar itu, dia mencontohkan, bila pemasangannya membutuhkan arus sekitar nol ampere. Namun, lantaran pemasangan yang tidak benar, arus yang terbuang melebihi angka tersebut.

"Kan di aki ada arus buang, misalnya arusnya nol. Dia muncul nol koma sekian, itu yang membuat akinya kepakai terus. Jadi pada saat mobil itu diam sekian hari (aki) bisa habis, mobil jadi enggak bisa di-starter," dia menambahkan.

Adapun solusinya, kata dia, pemilik melakukan pengecekan terhadap aki. Atau langkah mudahnya mencabut aki karena aki merupakan sumber daya listrik yang menyuplai ke semua komponen elektronik yang ada di kendaraan.

"Solusinya sih ya dibenerin. Sementara, solusinya ya dicabut dulu, kalau enggak bisa bikin tekor akibat pemasangan alarm yang enggak benar itu," kata dia.