Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 25 Agustus 2017 | 10:09 WIB
  • Trik Mainkan Rem Tangan saat Mobil Blong

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Trik Mainkan Rem Tangan saat Mobil Blong
Photo :
  • Carthrottle
Mengemudi mobil di tengah hujan. Foto ilustrasi.

VIVA.co.id – Kasus mobil yang mengalami rem blong belakangan menjadi momok menakutkan. Sebab dampaknya fatal, bahkan hingga menimbulkan banyak korban jiwa. Untuk mengantisipasinya tentu dibutuhkan teknik dan skill khusus saat mengalami kondisi demikian.

Sebelum mempelajari teknik menghentikan mobil saat rem blong, Anda harus tahu pula apa penyebabnya. Rem blong biasanya disebabkan karena kebocoran minyak rem pada saluran dan seal-seal rem, seal master rem yang sudah aus, boster rem yang bocor dan kanvas rem habis total. Agar mobil tak mengalami kondisi tersebut, tentu mobil diperlukan perawatan secara berkala.

Seperti dilansir AstraWorld, Jumat 25 Agustus 2017, untuk mengantisipasi saat terjadi rem blong ketika kendaraan sedang melaju, perlu langkah-langkah tertentu agar meminimalkan risiko terburuknya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sikap yang tenang dan tidak panik agar cara-cara antisipasi yang sudah diketahui bisa diterapkan dengan baik, sehingga rasa percaya diri akan muncul dan yakin bahwa apa yang dilakukan dapat menyelesaikan masalah dengan benar. 

Hal pertama yang mesti dilakukan, injak - lepas secara berulang pedal rem untuk dapatkan momentum di mana sistem rem kemungkinan dapat bekerja normal kembali, sambil arahkan kendaraan ke arah jalur lambat atau sisi kiri jalan untuk mendapatkan pemberhentian yang aman.

Secara bersamaan berikan informasi pula pada pengendara lain dengan menyalakan lampu hazard dan klakson agar pengendara lain dapat mengerti bahwa kendaraan kita sedang mengalami masalah, sehingga mereka lebih rela untuk memberikan jalan.

Jika poin di atas tak berhasil, pindahkan gigi ke yang lebih rendah secara bertahap agar mendapatkan pengereman dari mesin sehingga terjadi perlambatan kendaraan (engine break). Saat kecepatan mobil sudah lumayan berkurang, tarik rem tangan sesuai dengan kebutuhan pengereman. Jika memerlukan pengereman lebih cepat, tarik rem tangan dengan kuat. Rem tangan ini sangat membantu pengereman yang sudah dilakukan dengan menurunkan gigi secara bertahap. Namun perlu dicatat, lakukan ini apabila mobil tidak mengalami efek pengereman seperti drifting.

Jika di atas juga tak berhasil dan tidak didukung kondisi lalu lintas sekitar, pilihan terakhir adalah dengan memberhentikan mobil secara darurat dengan menabrakkan mobil pada benda-benda yang lunak atau minim risiko tinggi. Misalnya gundukan pasir, gundukan tanah, pagar kayu dan lain sebagainya.