Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 September 2017 | 13:30 WIB
  • Benarkah Isi Baterai HP di Mobil Berbahaya?

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Pius Yosep Mali
Benarkah Isi Baterai HP di Mobil Berbahaya?
Photo :
Charger HP di mobil.

VIVA.co.id – Mengisi ulang baterai ponsel di mobil saat ini bukan hal baru. Baik pengemudi maupun penumpang kerap memanfaatkan lighter pada dasbor mobil untuk menjadi sumber arus listrik saat mencas baterai telepon seluler.

Namun tentu ada satu pertanyaan yang masih kerap menggelayut pikiran banyak orang terkait hal tersebut. Amankan mencas baterai ponsel di mobil saat sedang dikendarai, sebab ada sebagian pihak yang menyebut itu berbahaya.

Koordinator eksekutif layanan teknis PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosadi menjawab hal tersebut. Kata dia, memanfaatkan listrik di lighter untuk mencas baterai ponsel aman dilakukan. "Cas di mobil pakai lighter aman kok. Cuma diperhatikan saja perangkatnya, pakai yang bagus biar enggak cepat panas, kemudian kabelnya juga diperhatikan, Kalau bisa pakai yang standar atau sesuai ponselnya," kata Anjar kepada VIVA.co.id.

Ditanyakan soal kemungkinan korsleting saat mencas di kabin, Anjar mengatakan, semua yang berhubungan dengan arus listrik di mobil memiliki potensi sama. Hanya saja pabrikan sudah merancang seaman mungkin untuk mencegah terjadi korsleting apalagi sampai terjadi kebakaran.

"Selama dia tidak ada ubahan atau modifikasi terkait kelistrikan, aman. Mobil itu ada sekeringnya juga untuk perangkat yang berarus listrik, jadi seandainya ada korsleting pun, harapannya bisa diputus oleh sekering," kata dia. (hd)

Sementara itu, pemilik bengkel mobil Fendryss Motor, Rusdi Sopandi mengatakan, saat mencas ponsel atau gadget di dalam mobil harus diperhatikan waktu pengisiannya. "Cuma saran saya, jangan mencas ponsel di mobil, terus ditinggal dalam keadaan arus listrik mengalir, ini untuk jaga-jaga saja. Tapi memang cukup aman untuk mencas di mobil," kata dia.