Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 7 September 2017 | 12:13 WIB
  • Teknik yang Benar Saat akan Jatuh Mengendarai Moge

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Teknik yang Benar Saat akan Jatuh Mengendarai Moge
Photo :
  • Youtube
Ilustrasi moge jatuh.

VIVA.co.id – Mengangkat sepeda motor yang jatuh, apalagi kapasitas mesinnya besar, bukan perkara mudah. Masalahnya, motor gede itu sangat berat. Jika salah mendirikannya, maka akan banyak risiko yang akan dialami.

Direktur Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengatakan, risiko yang akan dialami jika mengangkat moge yang jatuh secara sembarangan adalah cedera.

"Tulang pinggul bisa lepas, kaki bisa patah karena mencoba menahan motornya. Padahal ya jangan khawatir, karena motornya sudah sudah ada pelindungnya," kata Jusri kepada VIVA.co.id di Jakarta.

Alangkah baiknya, kata dia, meminta bantuan orang lain untuk mengangkat moge yang jatuh. Hal itu Demi meminimalisir cedera yang dialami ketika mendirikan motor berbodi bongsor tersebut.

"Kalau ada kesempatan, ya segera minta bantuan. Kalau enggak ada, ya harus hati-hati. Selain cedera tulang pinggul bisa cedera tulang punggung. Tulang punggung kita ini punya saraf. Kalau salah angkat, bisa menimbulkan efek buruk seperti lumpuh," ujarnya.

Dia mengatakan, saat motor oleng dan akan terjatuh, sebaiknya dibiarkan saja. Sebab, motor tersebut telah dilengkapi dengan sistem pelindung. Sehingga, kemungkinan ada komponen yang rusak itu kecil.

"Kebanyakan, orang kalau motornya mau jatuh itu ditahan motornya. Karena, motor harganya miliaran rupiah. Padahal, dibiarkan jatuh saja, enggak usah ditahan. Kan sudah ada pelindung," kata dia.