Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 7 September 2017 | 18:13 WIB
  • Keberatan Mendirikan Moge Ambruk, Ada Tekniknya

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Yunisa Herawati
Keberatan Mendirikan Moge Ambruk, Ada Tekniknya
Photo :
  • cycleworld
Tips mengangkat motor gede.

VIVA.co.id – Mendirikan sepeda motor yang jatuh terutama yang memiliki bobot berat seperti motor gede (moge) memang sangat sulit apabila tak mengetahui tekniknya. Nah, kali ini teknik cara mendirikan moge yang jatuh diberikan ahlinya.

Menurut Direktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengangkat moge yang jatuh butuh teknik khusus dengan istilah nama move smart. Apa itu?

"Teknik move smart itu adalah mengangkat motor dengan otot yang paling besar pada tubuh kita. Otot yang paling besar ada pada paha," kata Jusri kepada VIVA.co.id di Jakarta, Kamis 7 September 2017.

Jadi kata dia, mengangkat moge dengan menumpu pada kedua paha akan mengurangi cedera yang bakal dialami. Jadi saat mendirikan motor jatuh itu bukan mengandalkan kekuatan otot tangan maupun punggung.

"Ingat, otot tangan ini hanya support. Jadi saat mengangkat itu gunakan otot paling besar, otot paha," katanya.

Berikut teknik mendirikan motor gede sendiri yang benar agar tidak alami cedera pada tubuh. Ibaratkan moge jatuh atau rebah ke kanan.

Hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang dan mematikan kunci kontak. Lalu turunkan standar yang berada di sebelah kiri sebagai protektor ketika motor hendak diangkat. Masukkan gigi satu untuk mencegah motor tidak bergerak atau bergulir saat motor sudah tegak 90 derajat.

Jika motor tersebut jenis fairing, posisi setang ditekuk ke kanan, di mana handle bar atau throttle bar melekat ke tangki. Ini adalah posisi terkunci. Saat mengangkat, bagian punggung bawah menempel ke jok dalam posisi jongkok. Punggung bagian bawah ini
hanya sekadar menyandar jok, bukan digunakan untuk mendorong.

Bila punggung sudah merapat ke jok, posisikan tubuh kita dalam setengah jongkok dan mata kita harus sejajar eyes level atau garis mata.

Setelah tangan kanan dan tangan kiri memegang tempat yang aman, kiri memegang handle bar, kanan cari sisi jok yang kuat. Lalu kedua siku tangan kita agak menekuk kurang lebih sekitar 160 derajat dan mata posisi eyes level.

Kemudian angkat, kekuatan harus dirasakan kedua paha. Ingat, otot kanan hanya pendukung. Menjelang 90 derajat motor mulai berdiri, titik 90 derajat motor rebahkan ke sisi kiri.

Posisi kita sebagai pengangkat langsung berbalik memegang motor, dan melepaskan motor secara bertahap supaya motor bertumpu dengan standar yang ada di kiri, lalu roda setir ditekuk ke kiri ke arah grafitasi.

Jatuh atau rebah ke kiri, kurang lebih sama. Hanya saja menjelang arah 90 derajat, posisis tubuh kita berputar balik dan bobot motor ditahan paha kanan. Pada saat putar kaki kiri mengungkit standar kiri.

"Lalu cari tangan kiri kita memegang di bagian throttle, kemudian tangan kanan kita cari ke posisi yang kuat," katanya. (ren)