Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 September 2017 | 09:10 WIB
  • Jangan Biarkan Aki Bekas Teronggok di Rumah

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Pius Yosep Mali
Jangan Biarkan Aki Bekas Teronggok di Rumah
Photo :
  • Youtube
Korosi pada aki mobil.

VIVA.co.id – Saat aki sudah rusak dan harus diganti, pemilik kendaraan ada yang langsung menuju ke toko untuk membeli aki baru. Aki lama yang rusak kemudian ditaruh begitu saja di sudut rumah hingga berdebu.

Padahal, aki bekas yang sudah tidak terpakai itu bisa ditukar dengan uang, meski nilainya tidak seberapa. Beberapa toko aki juga menyediakan tukar tambah aki.

Program tukar tambah itu, menurut Direktur Pemasaran PT Astra Otoparts Tbk, Yusak Kristian, dibuat untuk menguntungkan konsumen.

Bukan hanya sekadar bisa mendapat potongan dari barang lama, cara ini juga sebagai salah satu langkah kepedulian terhadap lingkungan.

"Kebijakan kami melakukan tukar tambah aki bekas itu lebih ke arah kepedulian terhadap lingkungan. Masuk dalam program green kami, aki bekas itu didaur ulang," kata Yusak di Jakarta.

Langkah daur ulang diperlukan agar limbah yang mengandung bahan kimia berbahaya itu bisa ditangani dengan lebih baik. Tidak dibiarkan rusak begitu saja hingga mencemarkan lingkungan.

"Kami salurkan ke pengelola limbah aki yang legal. Artinya, mereka punya izin atau sertifikat untuk bisa mengelola limbah aki, bukan hanya sekadar tukar tambah aki bekas dengan yang baru," lanjut dia.

Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah adanya peredaran aki bekas yang sudah diperbaiki. Meski harganya murah, namun aki bekas tidak bisa dijamin keamanan serta kualitasnya. (ren)