Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 September 2017 | 09:59 WIB
  • Jangan Beli Mobil Bekas dengan Uang Pas-pasan, Bahaya!

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Pius Yosep Mali
Jangan Beli Mobil Bekas dengan Uang Pas-pasan, Bahaya!
Photo :
  • VIVA.co.id/Pius Mali
Penjualan mobil bekas

VIVA.co.id – Saat membeli mobil bekas, konsumen harus jeli mengetahui kondisi barang. Tidak hanya itu, pembeli juga sebaiknya menyiapkan dana lebih untuk perbaikan mobil yang dibeli.

Amin, pedagang mobil bekas dari Isanva Mobil di Mega Glodok Kemayoran mengatakan, mobil yang dijual biasanya sudah dalam kondisi rapi.

"Kami kalau mau dagang juga lihat dulu kondisi mobil yang ditawarkan ke pembeli, pasti ada saja yang kami rapikan dulu," kata Amin kepada VIVA.co.id.

Namun, Tanti, pedagang mobil bekas dari Jordy Mobil mengatakan, berbeda dengan membeli mobil baru, pedagang umumnya tidak menjamin kondisi mobil yang ditaksir konsumen. 

"Mobil yang kami jual dalam kategori baik dan layak jalan. Bahkan kalau di tempat saya, pembeli mau cek kondisi mobil ke bengkel resmi pun kami izinkan, supaya konsumen juga percaya sama barangnya," kata Tanti.

Sebaiknya, kata Tanti, pembeli mobil bekas harus menyiapkan dana lebih untuk memperbaiki kondisi mobil setelah dibeli.

"Jangan hanya siapkan uang buat bayar mobilnya, sebisa mungkin siapkan dana tambahan Rp5 juta," kata dia.

Uang itu untuk biaya perbaiakan yang tak terduga. Sebab, meski sudah dirapikan penjual, biasanya ada saja yang belum sempurna. “Ini beda dengan mobil baru yang bebas perbaikan,” katanya. (hd)