Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 18 September 2017 | 10:04 WIB
  • Bolehkah Cuci Motor Pakai Sabun Colek dan Deterjen?

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Bolehkah Cuci Motor Pakai Sabun Colek dan Deterjen?
Photo :
  • http://berkecukupan.blogspot.com
Pencucian motor

VIVA.co.id – Mencuci motor adalah rutinitas yang kerap dilakukan para pemiliknya di waktu senggang. Mencuci motor tak cuma berkaitan dengan kebersihan, namun juga menunjang kepercayaan diri saat membesut motor yang terlihat resik.

Meski demikian, masih banyak orang yang salah kaprah dalam mencuci motor kesayangan. Di antaranya tak memperhatikan barang-barang yang digunakan untuk mencuci, seperti sabun. Ternyata sabun colek atau deterjen yang kerap digunakan sebagian orang haram dipakai untuk membersihkan bagian bodi motor. Karena akan merusak lapisan warnanya.

Kalau sudah begitu, warna akan cepat pudar. Seperti dilansir situs resmi Honda, Senin 18 September 2017, baik sabun colek maupun deterjen memiliki kandungan zat kimia keras dan bisa merusak kualitas serta mengikis cat motor. Solusinya gunakan shampo khusus motor yang sudah tersedia di toko dan supermarket. 

Usahakan cuci motor di saat mesin dalam kondisi dingin dan tempatkan di posisi tempat teduh. Sabun colek dan deterjen baru boleh digunakan untuk bagian kaki-kaki seperti ban, pelek, dan mesin.

Hal lain yang patut diperhatikan agar warna cat motor kesayangan tak pudar adalah tak sering terkena air hujan. Karena air hujan mengandung zat asam nitrat (HNO3) yang dapat merusak lapisan pengkilap cat motor. Terlebih lagi zat ini dapat mempercepat proses korosi pada bagian logam, seperti pada mesin dan sasis.

Memang sulit menghindari air hujan. Solusinya selalu bilas motor yang telah terkena air hujan dengan air bersih dan jangan sampai menundanya.

Penyebab lain yang bisa membuat rusak lapisan cat motor adalah cipratan dan tumpahan minyak, utamanya minyak rem. Cairan ini memang penting fungsinya dalam fungsi pengereman. Namun minyak rem adalah salah satu musuh cat di mana sering terjadi menciprat tak sengaja kala motor tengah berada di bengkel. 

Selain minyak rem, bahan bakar minyak dapat mempengaruhi cat motor. BBM ini biasa terjadi pada saat pengisian bensin. Solusinya segera mungkin bersihkan dengan lap mikrofiber atau kanebo. (hd)

Bajaj Qute, pengganti bemo, mulai sliweran di jalanan Jakarta. Lihat pengalaman VIVA.co.id menjadi supir Bajaj Qute dan anterin penumpang imut. Hanya di OtoVIVA.