Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 18 September 2017 | 16:13 WIB
  • Jika Oli Ini Tak Diganti, Siap-siap Berkeringat

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Jika Oli Ini Tak Diganti, Siap-siap Berkeringat
Photo :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah
Ilustrasi mesin mobil.

VIVA.co.id – Saat melakukan servis rutin pada mobil, umumnya pemilik hanya fokus pada sektor mesin saja, seperti mengganti oli mesin dan oli transmisi.

Padahal, ada oli pada komponen lain yang juga wajib diganti secara berkala. Hanya saja, tidak banyak yang mengetahuinya. Oli yang dimaksud adalah oli kompresor pendingin udara kabin mobil.

Menurut penggawa Setia Karya AC, Agus Setiadi, kebanyakan bengkel resmi hanya fokus pada mesin. Kata dia, oli kompresor sebaiknya diganti setiap 50 ribu kilometer. Jika tidak diganti, bisa merusak komponen yang ada di dalam alat pemampat tersebut.

“Yang pasti dihantam klep kompresor, akhirnya piston ikut rusak dan kompresor itu macet. Kalau sudah begitu, pasti AC tidak dingin lagi, karena 50 persen akan ikut sistem perputaran,” ujar mantan pegawai Denso itu kepada VIVA.co.id.

“Dulu belum ada alat khusus. Jadi, ketika oli sudah jelek dan ingin diganti, harus membuang freon terlebih dahulu. Kalau sekarang, tidak perlu,” tuturnya menambahkan.

Sebagai catatan, kompresor AC menjadi komponen paling vital, karena tugasnya melancarkan sirkulasi freon ke komponen AC lainnya, yakni kondensor dan evaporator. (asp)

OtoVIVA selalu memberikan liputan khas yang unik. Salah satunya saat menjajal jadi supir Bajaj Qute, eh tiba-tiba nganter mba nya yang imut. Lihat lengkapnya di sini.