Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 28 September 2017 | 11:47 WIB
  • Ternyata Cukup Mudah Atasi Gelembung di Kaca Film Mobil

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Pius Yosep Mali
Ternyata Cukup Mudah Atasi Gelembung di Kaca Film Mobil
Photo :
  • Jeffry Yanto/VIVA.co.id
Pemasangan kaca film.

VIVA.co.id – Kaca film merupakan perangkat utama untuk mereduksi panas dan cahaya yang masuk ke kabin mobil. Seiring usia pakai, pemilik mobil kerap mendapati gelembung pada lapisan film di kaca mobil. Akibatnya gelembung pada lapisan film membuat tampilan mobil kurang elok dipandang. 

Selain itu, jika sudah menggelembung, dikhawatirkan fungsi tolak panas pada film tersebut menjadi tak maksimal. Menurut April, pemilik toko spesialis kaca mengatakan, adanya gelembung pada kaca mobil umumnya terjadi akibat dua sebab, yakni pemasangan yang kurang maksimal dan adanya kotoran di lapisan film.

"Jadi ada dua, pertama gelembung udara karena pemasangan dan kedua karena kotoran," kata April yang bermarkas di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat.

Gelembung udara saat pemasangan biasanya timbul karena orang atau mekaniknya tidak tuntas melakukan penyerutan sisa air yang menempel di kaca. Selain itu, proses pengeringan film pada saat ditempelkan belum rata pada permukaan kaca.

"Jadi kan film enggak rata, akibatnya muncul gelembung udara. Sementara untuk gelembung akibat kotoran terjadi saat lapisan film sudah terpasang di kaca," kata April.

Ketika pemilik mobil mendapati lapisan film di kaca mobil menggelembung, dikatakan April, maka sebaiknya siapkan anggaran untuk menggantinya dengan pelapis film baru, sebab pada kaca film tidak dikenal sistem tambal sulam.

"Sebenarnya kalau cuma gelembung kecil, bisa diseset sedikit pakai cutter sampai udara keluar. Ini harus hati-hati karena film bisa sobek. Kalau misalnya sampai sobek, mau enggak mau ganti baru, karena film enggak bisa ditambal," kata April.

"Kalau untuk harga film baru pun beragam, saya jual mulai yang biasa itu cuma Rp350 ribu untuk satu mobil full (depan, samping, hingga belakang). Ada juga yang medium Rp1,5 juta per mobil, yang bagus Rp2,3 juta," kata dia.