Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 10:07 WIB
  • Penyebab Utama Rusaknya Power Steering Mobil

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Jeffry Yanto Sudibyo
Penyebab Utama Rusaknya Power Steering Mobil
Photo :
  • Istimewa
Setir mobil.

VIVA.co.id – Untuk meningkatkan kenyamanan dalam berkendara, pabrikan mobil saat ini menyematkan teknologi power steering, sehingga pergerakan setir jadi lebih enteng. Teknologi ini terbagi menjadi dua pilihan, yakni hidrolik dan sistem elektrik.

Nah, untuk hydraulic power steering (HPS), pergerakan setir masih dikontrol dengan tekanan oli yang terhubung pada batang rack. Sementara untuk sistem electric power steering (EPS) menggunakan motor listrik untuk pergerakan setir jadi lebih canggih.

Menurut salah seorang servis advisor bengkel resmi Nissan, Dian, untuk perawatan, tak ada yang berbeda baik sistem elektrik maupun hidrolik. Ia menuturkan, biasanya sistem elektrik rusak karena faktor umur, bukan masalah pemakaian.

“Kalau yang membuat oblak itu stopper. Jadi stopper itu sudah mulai aus, makanya dia bunyi dan mulai oblak jadinya batang rack di dalam jika melewati jalan jelek terasa oblak. Biasanya faktor umur, dan itu terjadi pada ESP,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Rabu 4 Oktober 2017.

Ia menjelaskan, jika power steering hidrolik, masalahnya pada kebocoran seal sehingga pergerakan setir akan menjadi lebih berat. Kata dia, ada beberapa mobil Nissan yang menggunakan setir hidrolik seperti Teana dan Elegrand, sementara March dan Livina sudah elektrik.

“Setahu saya masalah kayak begitu di atas 3-4 tahun baru ketahuan (stopper aus pada sistem setir elektrik), karena dia gerakannya cuma kanan-kiri saja. Nah itu penyebab ausnya stopper bukan dari hentakan kita sering melewati jalan jelek.” (mus)