Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:32 WIB
  • Jangan Pakai Jaket Kancing buat Naik Motor, Tapi Resleting

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Jangan Pakai Jaket Kancing buat Naik Motor, Tapi Resleting
Photo :
  • Autoevolution
Jaket kulit untuk naik motor.

VIVA.co.id – Selain helm, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu sebagai pelindung tubuh pengendara. Jaket adalah salah satu perlengkapan berkendara yang wajib digunakan sebagai proteksi diri ketika berkendara.

Direktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, pemilihan jaket juga harus diketahui oleh setiap pengendara sepeda motor. Menurut dia, jaket yang ideal umumnya berbahan kulit. "Idealnya kan pakai kulit. Tapi kan enggak mungkin, ribet, panas, jadi minimal Anda memakai jaket berbahan denim atau yang terbuat dari jeans," kata Jusri kepada VIVA.co.id di Jakarta, Jumat 13 Oktober 2017.

Namun menurut dia, jaket berbahan jeans atau denim juga sudah cukup melindungi tubuh saat terjadi gesekan akibat jatuh. "Bahan jeans itu cukup lah dan mengurangi risiko abrasi pada kulit kita pada saat jatuh," ujarnya.

Model jaket pun juga harus diperhatikan. Untuk memudahkan pengendara, sebaiknya menggunakan dengan model resleting. Jaket berbahan kancing, bisa menjadi celah bagi gangguan kesehatan.

"Sebaiknya jaket yang dipakai sehari-hari tidak terlalu panas, tetapi kalau dipakai dua fungsi panas dan hujan. Mau enggak mau ya panas. Kalau antihujan tolong dibuat ventilator ketika panas, ventilator yang pakai resleting ketika panas dibuka ketika hujan ditutup," kata dia. (hd)