Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 23 Oktober 2017 | 13:02 WIB
  • Bahaya Buka Tutup Radiator saat Mesin Mobil Panas 

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Yunisa Herawati
Bahaya Buka Tutup Radiator saat Mesin Mobil Panas 
Photo :
  • Toyota Astra
Ilustrasi radiator coolant

VIVA – Ada kebiasaan buruk yang sering dilakukan pemilik kendaraan saat berkendara dalam jarak jauh, yaitu membuka penutup radiator saat mesin sedang panas. Sebab penutup akan terpental lalu cairan radiator akan menyembur dan melukai anggota tubuh.

"Saat mesin panas, temperatur air radiator sekitar 90 derajat celsius lebih. Tekanannya sudah tinggi sehingga akan menyembur ketika tutup radiator dibuka saat mesin panas," kata Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurahman, kepada VIVA.co.id di Jakarta, Senin, 23 Oktober 2017.

Dia mengatakan, selain risiko melukai anggota tubuh saat penutup radiator dibuka dalam keadaan panas. Sering pula membuka penutup radiator dalam keadaan panas akan mengurangi cairan radiator. Namun demikian, menurutnya, selama reservoir cadangan masih banyak hal itu tak menjadi masalah.

"Keseringan buka tutup radiator, potensi air berkurang. Lalu juga, karet pada tutup radiator menjadi cepat longgar. Hal ini juga berlaku kalau lupa menutup dan atau enggak nutup radiator sampai rapat," ujarnya menambahkan.

Untuk memeriksa jumlah air radiator, sebaiknya pemilik tak perlu membuka tutup radiator, apalagi bila mesin mobil dalam kondisi panas. Untuk memeriksanya, kata dia, cukup dilihat pada tabung cadangan air radiator atau yang biasa disebut reservoir itu.

"Kecuali memang mau ngecek kualitas klep di tutup radiator. Itu sebaiknya gunakan alat radiator cap tester," kata dia.