Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 6 November 2017 | 09:18 WIB
  • Pasang Ban Baru di Motor, Periksa Empat Hal Ini

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yunisa Herawati
Pasang Ban Baru di Motor, Periksa Empat Hal Ini
Photo :
  • Yasin Fadilah/VIVA.co.id
Ban motor.

VIVA – Salah satu komponen yang aus karena pemakaian pada kendaraan bermotor adalah ban. Tidak seperti oli yang harus diganti secara berkala, masa pakai ban tergantung dari tingkat keausannya.

Jika sering digunakan dan melewati jalan yang kondisinya tidak baik, maka kembang ban akan cepat habis. Jika sudah begitu, maka pemilik motor harus segera mengganti dengan ban baru.

Umumnya, pemilik motor memercayakan pergantian ban pada teknisi bengkel. Namun saat bengkel sedang ramai, bisa saja teknisi lupa mengikuti beberapa aturan wajib.

Jadi, sebaiknya pemilik motor mengetahui beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengganti ban. Berikut daftarnya, seperti dilansir dari Fdrtire, Senin 6 November 2017:

1. Arah putaran ban

Pastikan ban terpasang sesuai dengan arah rotasi ban. Banyak yang menganggap, pemasangan ban depan dengan arah rotasi terbalik karena bisa memperkuat pengereman. Namun, itu hanya berlaku pada motor gede atau moge.

Untuk motor biasa, tetap pasang sesuai arah rotasi, karena alur kembangan ban dirancang untuk membuang air saat lewat jalan basah.

2. Rim line atau bibir ban

Pastikan rim line sejajar dengan pelek. Jika tidak, roda akan terasa oleng. Jika mengalami hal ini, kurangi tekanan ban, sesuaikan lagi posisi ban lalu isi lagi dengan udara atau nitrogen. 

3. Tekanan udara

Gunakan tekanan angin yang direkomendasikan, baik menggunakan angin atau nitrogen, wajib sesuai rekomendasi. Tekanan angin ban depan dan ban belakang bisa ditambah atau dikurangi hingga dua per square inch untuk disesuaikan dengan kenyamanan pengendara.

4. Perhatikan pelek yang digunakan

Jika menggunakan ban tubeless, harus menggunakan pelek tubeless juga. Pada bibir pelek tubeless ada tonjolan yang berfungsi untuk mengunci ban pada peleknya, agar ban tidak terlepas saat motor melaju dalam kecepatan tinggi atau saat membawa beban berat. (ren)