Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 10:20 WIB
  • Bahaya Hujan-hujanan Naik Motor Sambil 'Nyeker'

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Dian Tami
Bahaya Hujan-hujanan Naik Motor Sambil 'Nyeker'
Photo :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Pengendara bermotor menerobos hujan di Jakarta beberapa waktu lalu.

VIVA – Melindungi alas kaki agar tidak basah biasa dilakukan pengendara sepeda motor saat berkendara dalam kondisi hujan.

Tidak sedikit bikers yang memilih untuk menyimpan alas kaki di bawah jok. Alasannya sederhana, agar sepatu atau sandal tidak rusak akibat air hujan.

Namun, berkendara tanpa alas kaki ternyata berbahaya bagi pengendara motor. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh instruktur Yamaha Riding Academy, Setyo Suyarko.

"Tentu berbahaya kalau mengendarai sepeda motor tanpa alas kaki. Karena, kaki sama sekali tidak terlindungi. Sedangkan kalau mengendarai motor, badan kita tertutupi perlengkapan seperti helm, jaket dan sepatu pastinya,” katanya kepada VIVA.

Berkendara tanpa alas kaki alias 'nyeker' membuat kaki pengendara berpotensi terkena benda tajam serta terinjak ban kendaraan lain, yang mengakibatkan cedera maupun luka.

"Kalau enggak pakai alas kaki, nanti bisa saja saat berhenti dan kaki menapak ke tanah terlindas oleh kendaraan lain. Terlebih ada benda tajam seperti beling, paku kecil, sangat berbahaya,” ujarnya.

Setyo juga mengungkapkan, pengendara sepeda motor sebaiknya tidak menggunakan sandal jepit saat hujan, karena itu juga membahayakan dan tidak dapat melindungi kaki dengan sempurna.

“Pakai alas kaki itu yang benar di atas mata kaki. Kalau hujan, gunakan sepatu yang antiair atau sepatu khusus bikers,” tuturnya.