Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 15 Oktober 2017 | 17:32 WIB
  • Kisah Siswa SMA 3 Solo Bikin Darius Sinathrya Terinspirasi

  • Oleh
    • Rochimawati,
    • Bobby Agung
Kisah Siswa SMA 3 Solo Bikin Darius Sinathrya Terinspirasi
Photo :
  • Heryu Nandiasa/ Vivanews
Darius Sinathrya

VIVA.co.id – Aktor serta presenter kondang Darius Sinathrya yang bernaung dalam Nightbus Pictures, bekerjasama dengan LSM Transparansi Internasional Indonesia (TII), akan menggarap film bertema gerakan antikorupsi. Alurnya terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di SMAN 3 Solo pada 2008 silam.

Kerja sama antara Nightbus dan TII, terjadi atas dasar keinginan bersama sebagai upaya sosialisasi antikorupsi. Darius dipercaya menjadi produser dalam film yang belum ditentukan judulnya ini.

"Kita coba adaptasi kisah nyata tersebut menjadi fiksi, menggambarkan generasi muda yang punya kepekaan dan perjuangan untuk mengungkapkan dengan caranya sendiri," ujar Darius, di Kantor TII kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu, 15 Oktober 2017.

Kisah nyata tentang sekumpulan siswa yang membongkar tindak korupsi di sekolah itu, sempat menjadi sorotan publik setelah video demonstrasinya tersebar di internet. Kini, para siswa bernama Dermawan Bakrie, Rio Satriawan, Yusuf Ariyadi dan lainnya tersebut, telah lulus kuliah dan meniti karier masing-masing.

Lewat sentuhan film, Darius beserta tim penggarap ingin memperhatikan korupsi bukan hanya dari hal besar, melainkan yang kecil terlebih dahulu. Latar tempat akan mengambil di kawasan Yogyakarta. Meski fiksi, namun suami Donna Agnesia itu ingin memberikan nuansa yang dekat dengan kisah gerakan antikorupsi di SMAN 3 Solo dahulu.

"Kita menjadikan film ini fiksi, tapi ingin suasana aslinya terasa hadir dengan nuansa kedaerahan. Secara produksi, Jogja juga merupakan tempat yang nyaman," katanya.

Lebih lanjut, Darius beserta pihak penggarap ingin memakai jasa aktor-aktor asli dari Yogya dengan tujuan penekanan realitas. Filmnya sendiri mulai diproduksi pada 20 Oktober 2017 mendatang, lalu direncanakan rilis bertepatan dengan Hari Antikorupsi Internasional yang jatuh pada 9 Desember 2017 nanti.