Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 28 Oktober 2017 | 13:48 WIB
  • Beyond Skyline, Invasi Alien Berlatar Eksotisme Prambanan

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Shintaloka Pradita Sicca
Beyond Skyline, Invasi Alien Berlatar Eksotisme Prambanan
Photo :
  • Hydraulx
Iko Uwais dalam Beyond Skyline

VIVA – Invasi alien yang datang ke bumi dan menyerang manusia masih menjadi tema utama untuk Beyond Skyline, sekuel dari film Skyline di tahun 2010. Namun ada yang berbeda, baik dari para pemeran hingga latar lokasinya.

Sorot cahaya biru dari pesawat alien menarik perhatian manusia untuk menatapnya. Namun tiba-tiba saja, mereka jadi seperti zombie saat cahaya itu menyoroti bumi. Seketika, manusia kehilangan kendali dirinya.

Muncul dengan pemain-pemain baru, Beyond Skyline menghadirkan motivasi perlawanan yang berbeda-beda untuk memukul mundur para alien. Namun, setiap karakternya sama-sama berjuang demi menyelamatkan orang tersayang.

Tokoh utama dibawakan oleh Frank Grillo sebagai Mark, seorang detektif yang ingin menyelamatkan anaknya yang diisap ke dalam pesawat alien. Selama dua jam, penonton akan diajak mengikuti gerilya yang dilakukan Mark bersama bala bantuan yang terlihat mencurigakan.

Mark dan beberapa orang lain tiba-tiba terdampar di wilayah Laos. Di sanalah Mark bertemu dengan pasukan bawah tanah lokal yang dipimpin oleh Sua, diperankan oleh Iko Uwais.

Di Laos, sutradara film Liam O'Donnell memberikan bumbu konflik lokal, yang mempertemukan Sua dengan pimpinan aparat lokal, diperankan oleh Yayan Ruhian. Mulanya keduanya adalah musuh, namun kemudian bersekutu. [Baca juga: Wawancara Khusus Sutradara Beyond Skyline Liam O’Donnell]

Iko Uwais dan Frank Grillo dalam Beyond Skyline

Beyond Skyline menghadirkan ketegangan yang intens dari pertengahan film hingga akhir. Dengan efek suara dan kemunculan alien-alien mengerikan, film ini sukses hanyut dalam plot yang disuguhkan.

Efek CGI

Tentu saja, menonton film alien kurang pas jika tak membahas soal efeknya. Beyond Skyline termasuk yang tak mengecewakan.

Efek yang dihasilkan dari Computer Generated Imagery (CGI) dalam film ini tak diragukan lagi, karena studio yang menggarapnya merupakan studio yang sama yang pernah menggarap sejumlah film besar, seperti Captain America, Alien vsPredator, dan lain sebagainya.

Beyond Skyline

Bagi penonton Indonesia, Beyond Skyline punya pesonanya tersendiri. Aktor laga Iko Uwais dan Yayan Ruhian tak kalah memukaunya dari Frank Grillo. Koreografi apik dipadu efek audio dan visual membuat penampilan Iko dan Yayan terlihat mengagumkan.

Meski menceritakan Laos, film ini mengambil lokasi shooting di Yogyakarta dan Batam, Indonesia. Pertarungan sengit antara manusia dan alien itu dilakukan dengan latar eksotis Candi Prambanan. Begitu mencengangkan hingga para penonton yang hadir dalam pemutaran perdana di Epicentrum XXI, Jumat malam, 27 Oktober 2017, bertepuk tangan meriah, memberi apresiasi, di akhir film.

Beyond Skyline segera diputar di bioskop-bioskop Indonesia mulai 1 November 2017. (ren)