Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 11:31 WIB
  • Film dan Serial TV Indonesia Terbaik Versi Anugerah LSF 2017

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Bobby Agung
Film dan Serial TV Indonesia Terbaik Versi Anugerah LSF 2017
Photo :
  • VIVA/Bobby Agung
Ahmad Yani, Ketua LSF

VIVA – Lembaga Sensor Film (LSF) menggelar ajang bertajuk Anugerah LSF 2017 di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Senin malam, 6 November 2017. Acara tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap pelaku perfilman serta televisi Tanah Air.

Ahmad Yani Basuki, ketua LSF, berujar bahwa penyelenggaraan anugerah tersebut sudah berdasarkan amanah UU Nomor 33 Tahun 2009. Dengan begitu, ia dan lembaganya merasa penting bila acara ini dilangsungkan.

"Makanya, patut lah kami memberikan apresiasi bagi yang peduli. Ini juga berkaitan dengan kegiatan yang intens, yakni sosialisasi budaya sensor mandiri," ujarnya.

Ahmad menambahkan, film mampu menjadi salah satu identitas bangsa dan negara. Menurutnya, regulasi dan pengawalan ketat perlu dilakukan demi menciptakan iklim perfilman yang baik.

"Masyarakat belum cukup memiliki kesadaran untuk memilih tayangan film sesuai dengan klasifikasi usia," kata Ahmad, menggambarkan kondisi yang terjadi sekarang.

Anugerah LSF 2017 merupakan yang pertama kalinya digelar oleh lembaga tersebut. Segenap hiburan ditampilkan mulai dari Keroncong 7 Bidadari, Mahadewi, hingga penampilan stand-up comedy oleh Soleh Solihun.

Sementara itu, Anugerah LSF 2017 turut mengumumkan tiap pemenang dari masing-masing kategori. Dimulai dari Para Pencari Tuhan yang menyabet penghargaan serial televisi terbaik, mengalahkan Tetangga Masa Gitu, The East, Adit & Sopo Jarwo, dan Pangeran 1 & 2.

Kemudian ada Namaku Sugeng Rawuh yang meraih penghargaan di kategori FTV. Film televisi lain sebelumnya ikut bersaing seperti Mutiara Hitam, Rindu dalam Sepotong Bambu, Bukan Tanah Air Beta, dan Mengejar Sepeda Sito Resmi.

Dilanjut Silariang sebagai pemenang kategori film terbaik di Anugerah LSF 2017. Sinema tersebut berhasil menyingkirkan Rudy Habibie, Kartini, KH Ahmad Dahlan, dan Turah.

Menyoal regulasi, tayangan film serta televisi yang boleh mengikuti anugerah yakni yang telah dinyatakan lulus sensor sejak 2016 hingga akhir Agustus 2017. Selain itu, LSF mengumumkan pemenang dari lomba karya tulis, video dan sebagainya yang telah mereka gelar sejak beberapa waktu lalu.