Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 24 November 2017 | 16:30 WIB
  • Jodoh Wasiat Bapak: Azab Wanita Tidak Mengakui Anak

  • Oleh
    • Beno Junianto
Jodoh Wasiat Bapak: Azab Wanita Tidak Mengakui Anak
Photo :
  • instagram.com/jodoh_wasiat_bapak_antv
Jodoh Wasiat Bapak

VIVA – Rita adalah seorang janda yang berjuang membesarkan putranya, Arya, seorang diri. Rita mencari pekerjaan ke sana-sini sampai akhirnya dia melamar sebagai SPG keliling, dengan syarat belum menikah. Karena dilema, akhirnya Rita membohongi atasannya kalau dia belum menikah. Suatu hari rumah Rita mau dijadikan titik kumpul para SPG untuk keliling promo di Kampung Kucrit, kampung tempat rumah Rita berada.

Rita panik dan menitipkan Arya ke rumah salah seorang tetangganya, yaitu Yuyun. Yuyun sebenarnya sibuk dengan pekerjaannya namun Rita memohon-mohon, agak memaksa, akhirnya Yuyun menerima untuk dititipkan Arya. Ketika Rita pergi, rupanya Arya terjatuh ke dalam sumur dan meninggal.

Rita syok berat dan mengamuk, ia menuduh Yuyun sebagai penyebab kematian Arya, bahkan menuduhnya sengaja membunuh Arya. Dengan sedih Yuyun bilang dirinya tidak melakukan seperti yang dituduhkan Rita. Di saat sedang berduka begitu, Rita mengalami dilema dan ternyata ia lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan mengurus kematian anaknya. Ia sering telat kerja hingga sering ditegur atasannya, FANI teman Rita sesama SPG sempat heran kenapa Rita matanya sembab, namun ia tak berani bertanya.

Rita membawa Yuyun ke kantor polisi, dia berpesan ke polisi agar Yuyun dipenjara kalau perlu dihukum mati. Fani tak sengaja menemukan foto Arya di rumahnya Rita, dia kaget rupanya Rita sudah berkeluarga dan punya anak. Fani bahkan sempat didatangi arwah Arya. Rita juga kerap didatangi arwah Arya yang mengatakan padanya bahwa Yuyun tak bersalah. Rita tak terima, baginya Yuyun bersalah dan harus dihukum atas kematian Arya.

Yuyun akhirnya terbukti tak bersalah. Rita tak rela melihat kebebasan Yuyun, dia dorong Yuyun ke dalam sumur hingga meninggal. Ketika mau dimakamkan, rupanya keranda Yuyun susah diangkat. Muncul arwah Arya yang menjelaskan ke Sista kalau arwah Yuyun menunggu Rita untuk minta maaf kepada Yuyun. Dengan histeris akhirnya Rita bersedia minta maaf pada Yuyun. Barulah jenazah Yuyun dapat diangkat kerandanya. Setelah itu, Rita harus menjalani hukumannya karena ia telah membunuh Yuyun. Malang, ia berusaha melarikan diri keluar dari mobil polisi, hingga ia terjatuh di jalan dan meninggal dunia.